Malam Asyura di Bontoala Dimeriahkan Zikir Bersama Empat Ormas Keagamaan
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id-Semangat kebersamaan mewarnai malam 10 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Bontoala. Empat organisasi kemasyarakatan, yakni PAC GP Ansor Bontoala, PAC Fatayat NU Bontoala, PK KNPI Bontoala, dan BKMT Kecamatan Bontoala, berkolaborasi menggelar Zikir, Tahlil, dan Doa Bersama di Pondok Pesantren MDIA Bontoala, Kamis malam.
Kegiatan diawali dengan salat Isya berjemaah, kemudian dilanjutkan dengan zikir, tahlil, dan doa bersama yang dipimpin AG. KH. Abdul Mutthalib.
Momentum tersebut menjadi ajang mempererat ukhuwah sekaligus menghidupkan tradisi keagamaan dalam menyambut malam Asyura.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Bontoala, Rustam, mengatakan sinergi antarorganisasi ini menjadi wujud nyata kekompakan elemen kepemudaan dan organisasi keagamaan dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
“Kolaborasi ini membuktikan bahwa organisasi pemuda dan organisasi sosial keagamaan di Bontoala tetap solid dalam menjaga nilai-nilai religius lokal,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan zikir, rangkaian peringatan Asyura juga diisi dengan Kajian Fikih Wanita yang digelar PAC Fatayat NU Bontoala sejak sore hari.
Kajian tersebut mengangkat tema “Wanita yang berilmu dan memahami fikih akan menjadikan ilmunya sebagai kompas kehidupan, bukan sekadar mengikuti gejolak perasaannya.”
Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Bontoala berharap kolaborasi lintas organisasi ini mampu memperkuat hubungan antarelemen masyarakat sekaligus meningkatkan literasi keagamaan, khususnya bagi perempuan dan generasi muda.
“Kami berharap keterlibatan berbagai elemen ormas mampu membangun chemistry dalam mempererat silaturahmi serta meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan generasi muda,” tuturnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran pengurus GP Ansor tingkat wilayah dan cabang. Hadir dalam kesempatan itu pengurus PW GP Ansor Sulawesi Selatan, Rahman Zein dan Akbar Hadi, serta pengurus PC GP Ansor Kota Makassar, Muh Takbir dan Khaidir Lukman.
Melalui kolaborasi ini, para penyelenggara berharap semangat kebersamaan yang terbangun pada momentum Asyura dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi organisasi kemasyarakatan lainnya dalam memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan syiar keagamaan di Kota Makassar. (*)



