Banner

Pengawasan Partisipatif Persempit Ruang Pelanggaran Pemilu

 Pengawasan Partisipatif Persempit Ruang Pelanggaran Pemilu
Banner
Banner

PAREPARE ,Radioalmarkaz.co.id – Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Alamsyah, menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga integritas dan kualitas pemilu.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar di Kantor Bawaslu Kota Parepare, Selasa (2/6/2026).

Menurut Alamsyah, keterbatasan sumber daya pengawas membuat pengawasan pemilu tidak dapat hanya mengandalkan Bawaslu. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pengawasan dan mencegah pelanggaran sejak dini.

“Pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan sendiri oleh Bawaslu. Oleh karena itu, dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai pengawas partisipatif yang ikut mengawal setiap tahapan pemilu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program P2P merupakan salah satu strategi Bawaslu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang demokrasi dan kepemiluan sekaligus membangun kesadaran kritis warga dalam mengawal proses demokrasi.

“Melalui P2P, kita ingin menghadirkan masyarakat yang tidak hanya memahami aturan pemilu, tetapi juga memiliki kepedulian untuk ikut mengawasi dan menjaga proses demokrasi agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan berintegritas,” katanya.

Alamsyah berharap peserta P2P dapat menjadi agen edukasi di tengah masyarakat serta mendorong tumbuhnya budaya pengawasan partisipatif yang lebih kuat.

“Ketika masyarakat aktif mengawasi, ruang terjadinya pelanggaran akan semakin sempit dan kualitas pemilu akan semakin baik,” tutupnya. (*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *