OJK, Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Relatif Aman

MAKASSAR, RAZFM – Rapat Dewan Komisioner yang di gelar Oteritas Jasa Keuangan , menghadirkan Ketua Dewan Komisioner (DK) Mahendra Siregar dalam konterangan persnya secara daring di Jakarta, Kamis, menyampaikan stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia relatif terjaga.
Selain itu, kinerja intermediasi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) juga konsisten tumbuh seiring dengan pertumbuhan perekonomian nasional.
kinerja positif terlihat berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional berlanjut di tengah tingginya ketidakpastian perekonomian di tingkat global. Prakiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tumbuh sedikit, namun, proyeksi pertumbuhan tahun 2022 masih dapat dipertahankan, “kata Mahendra.
Mahendra menambahkan, indikator perekonomian saat ini juga menunjukkan kinerja industri nasional relatif baik, terlihat dari neraca perdagangan yang mencatatkan surplus tinggi, ditambah Purchasing Managers’ Index (PMI) atau indeks manufaktur yang berada di zona ekspansif, serta konsumsi masyarakat yang solid
Sementara itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), juga mengeluarkan kebijakan hilirasasi industri sebagai upaya untuk menjaga stabiltas, sistem keuangan nasional. Kebijakan ini untuk mendukung pengembangan industri hulu yang meliputi indusrti bateri, industri charging station dan industri komponen.
Perekonomian nasional relatif stabil di tengah pasar keuangan internasional yang sedang mengalami tekanan, akibat adanya pengetatan kebijakan moneter oleh berbagai bank sentral.(*)



