Banner

Yessi Kumalasari : Tindak Tegas Pelaku Korupsi Dan Gratifikasi Dilingkup BPJS Kesehatan

 Yessi Kumalasari : Tindak Tegas Pelaku Korupsi Dan Gratifikasi Dilingkup BPJS Kesehatan
Banner
Banner
Yessi Kumalasari : Tindak Tegas Pelaku Korupsi Dan Gratifikasi Dilingkup BPJS Kesehatan

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) BPJS Kesehatan, ikut mengambil peran dalam kecurangan dan Anti gratifikasi untuk menumbuhkan kesadaran publik dan peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi.

Hal Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Yessi Kumalasari pasca media gathering di Good Feels Bontolempangan Selasa (12/12/2023).

Yessi menuturkan optimalisasi dan memastikan bahwa UPG ( unit pengelola gratifikasi) di kantor wilayah maupun di kantor cabang berjalan dengan baik karena di kami baik itu dari internal maupun sekiranya ada resel blower pasti akan di tindak lanjuti oleh BPJS kesehatan.

“Harapan saya, jangan ada keterlibatan dari tim BPJS Kesehatan terkait tim dari internal maupun dari pihak eksternal yang dengan cara gratifikasinya melakukan pendekatan dengan BPJS kesehatan.

Bentuk pengawasan yang digerakkan BPJS Kesehatan melalui kanal-kanal melalui aplikasi lapor yang mempermudah baik secara tertulis atau tidak tertulis.

Kata Yessi, sekiranya ada pemberian yang tidak bisa kami tolak misalnya dalam bentuk makanan atau yang lainnya tetap harus di laporkan ke unit pengelola gratifikasi dan itu di laporkan secara berjenjang kantor cabang, kedutaan wilayah dan kantor pusat bahkan sekiranya menjadi narasumber kemudian mendapatkan imbal jasa di sana seharusnya tidak di terima tapi karena sekiranya itu untuk pertanggungjawaban institusi tetap harus di laporkan ke KPK secara tertulis dan berjenjang di kantor pusat.

Lanjut Yessi, jika BPJS juga menggerakan penekanannya ke mitra-mitra rumah sakit.

“Jadi kami harap seluruh mitra BPJS kesehatan baik itu fasilitas kesehatan, di tingkat pertama maupun tingkat lanjut sekiranya ada oknum dari BPJS kesehatan mengatas namakan organisasi entah itu dalam acara keagamaan atau mungkin acara ulang tahun mohon jangan pernah sekali-kali menawarkan atau memberikan ke BPJS kesehatan dalam bentuk-bentuk yang memang tidak di perkenankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kita jaga sama-sama kemitraan kita dengan cara yang tepat dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan itu saja,” tegasnya.

BPJS Kesehatan menargetkan hingga akhir tahun di provinsi Sulsel itu cakupan sudah 100% dengan fenomena tour penduduk semester dua tahun 2022. Saat ini yang menjadi tantangan adalah keaktifan dari peserta yang sudah terdaftar di program jaminan kesehatan nasional angkanya saat ini naik turunnya antara 85 sampai 90 %.

Tantangan lainnya peserta mandiri yang proporsinya kelas 3 lebih banyak yang menunggak di banding kelas 2 dan kelas 1 upaya dari BPJS kesehatan di antaranya melakukan remainding atau mengingatkan peserta-peserta ini untuk membayar di kanal-kanal yang memang bisa di akses peserta baik itu toko-toko ritel. Harapan kami bisa di lakukan auto debit melalui rekening banknya masing-masing” , tutup Yessi. (Ruby Sudikio)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *