Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama BPBD Makassar Atasi Banjir

MAKASSAR, RAZFM – Menghadapi musim penghujan dengan intensitas tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar tengah melakukan kesiap siagaan untuk menangani banjir.
Salah satu bentuk kesiap siagaan yang di lakukan BPBD Makassar adalah dengan mengadakan gladi ruang dan gladi lapang bersama instansi yang terlibat, seperti TNI, Polri, PMI, Dinkes, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pehubungan, Relawan, dan NGO.
Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin menjelaskan terdapat empat kecamatan yang menjadi fokus utama titik rawan banjir.
“Empat Kecamatan yang rentan terjadi potensi banjir yaitu Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Panakukang,” terang Hendra Selasa, 06/12/22.
Hendra menjelaskan untuk memaksimalkan penanggulangan banjir pihaknya telah melakukan sosialisasi pembinaan kepada warga.
“Kami sudah melakukan sosialisasi pembinaan kepada warga khususnya di titik-titik lokasi yang rentan banjir bagaimana penyelamatan apa yang diselamatkan di mana titik evakuasi jalur evakuasinya Seperti apa, bekerjasama dengan kecamatan dan kelurahan terkait hal tersebut,” terangnya.
Dirinya juga menjelaskan Gladi Lapang yang digelar hari ini untuk memastikan kordinasi berjalan dengan baik dengan seluruh pihak terkait.
“Kita meningkatkan intensitas kita persiapan kita termasuk pada hari ini mengumpulkan seluruh potensi ini adalah tahapan kemarin kita mengadakan Gladi ruang untuk memastikan jalur kordinasi hari ini kita Gladi lapang untuk memastikan bagaimana langkah-langkah operasional yang kita lakukan,” ungkap Hendra.
Hendra menambahkan sinergi yang kuat dengan instansi terkait, diharapkan dapat membantu penanggulangan ketika bencana terjadi khususnya banjir sehingga dapat mencegah atau meminimalisir korban atau dampak bencana yang ditimbulkan.
“Potensi, Relawan, NGO, mempunyai sumber daya apalagi di level TNI dan Polri mereka juga punya perlengkapan khusus kami pun juga punya perlengkapan dengan sumber daya yang ada nah jika ini digabungkan untuk menghadapi potensi bencana banjir saya pikir kita sudah siap,” ujarnya.
“Kami juga punya sumber daya penyelam dengan perlengkapan selam seperti itu,” tambahnya.(SB)



