Banner

Wujudkan Keluarga Berkualitas, DPPKB Makassar Gelar Sosialisasi Perluasan Akses Pelayanan KB Ke Masyarakat

Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Menindak lanjuti Peraturan Kepala BKKBN nomor 1 Tahun 2022 tentang perluasan akses pelayanan Keluarga Berencana (KB), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menggelar Sosialisasi Perluasan Akses Pelayanan Keluarga Berencana, di hotel Asyra Makassar, Selasa, 06/12/22.

Sosialisasi tersebut diberikan kepada seluruh masyarakat sebagai bagian dari program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau biasa disebut Bangga Kencana.

“Sosialisasi ini sasarannya keluarga karena banyak juga informasi banyak program-program itu yang tidak sampai ke masyarakat. Perluasan akses pelayanan Keluarga Berencana itu harus dimanfaatkan oleh masyarakat itu sendiri terutama bagaimana menciptakan membentuk keluarga berkualitas,” ungkap Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Chaidir.

Chaidir mengungkapkan tujuan program Bangga Kencana untuk mewujudkan keluarga berkualitas terlebih di lorong wisata.

“Salah satunya adalah menciptakan keluarga berkualitas di tengah lorong masyarakat atau lorong wisata didalam kota Makassar, bagaimana masyarakat memahami akses pelayanan, mengetahui 5 indikator pertama itu usia ideal perkawinan, usia ideal kelahiran, kemudian bagaimana jarak kelahiran yang ideal kemudian bagaimana promosi kesehatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan setelah masyarakat mengetahui usia ideal perkawinan hingga kelahiran anak, maka langkah Sosialisasi tersebut dapat menekan laju kenaikan stunting.

“Sebagai informasi dalam program pendewasa usia perkawinan ini untuk remaja putri 21 tahun dan remaja putra itu 25 tahun, ini merupakan salah satu juga strategi pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di daerah,” terang Chaidir.

Lebih jauh Chaidir menjelaskan dalam mewujudkan keluarga berkualitas maka tentu masyarakat harus terhindar dari kemiskinan ekstrim.

Masyarakat bisa dikatakan mengalami Kemiskinan ekstrim, jika tidak memenuhi 5 kriteria seperti air minum, kesehatan, pendidikan kemudian sanitasi dan akses Informasi publik.

‘Kalau termasuk kelompok masyarakat kita ini dalam kemiskinan ekstrem berarti tujuan tercapainya keluarga berkualitas itu jauh, karena kita menginginkan keluarga berkualitas itu adanya keharmonisan kemudian adanya kemandirian adanya kemajuan,” tuturnya.

Chaidir menambahkan kota Makassar sebagian besar kelompok masyarakat sudah memenuhi beberapa kriteria sehingga pemerintah terus berupaya mewujudkan keluarga berkualitas.

“Alhamdulillah sebagian besar sudah terpenuhi beberapa kriteria karena apa tujuannya satu yaitu bagaimana keluarga ini menciptakan menjadi keluarga berkualitas itu tadi jauh dari konflik internal jauh dari problema internal dalam rumah tangga,” tutupnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *