Beasiswa Kalla Gandeng LLDIKTI Wilayah IX, Perluas Jangkauan Bantuan Pendidikan di Sulawesi7
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Beasiswa Kalla bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX terus memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) di Sulawesi.
Sinergi ini bertujuan memastikan semakin banyak mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi.
Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Sitti Rahmawati, S.H., M.H., menegaskan bahwa pembiayaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
“Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting dalam memperluas kesempatan mahasiswa untuk mengakses pendidikan tinggi. Kami berharap perguruan tinggi dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada mahasiswa,” ujarnya.
Komitmen tersebut telah diwujudkan melalui Sosialisasi Kebijakan Program KIP Kuliah dan Beasiswa Kalla Tahun 2026 yang digelar LLDIKTI Wilayah IX bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla di STIE Tri Dharma Nusantara Makassar pada akhir Juni 2026.
Kegiatan ini diikuti perwakilan perguruan tinggi swasta sebagai upaya menyamakan persepsi terkait pengelolaan program beasiswa, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat tertib administrasi dalam penyaluran bantuan pendidikan.
Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Sitti Nurkaya Basri, menjelaskan bahwa Beasiswa Kalla tidak hanya memberikan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga menghadirkan program pembinaan untuk meningkatkan kompetensi, karakter, dan kepedulian sosial para penerima manfaat.
“Beasiswa Kalla merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Kami ingin memastikan mahasiswa penerima tidak hanya memperoleh bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mendapatkan pembinaan, penguatan kapasitas, serta pengalaman yang dapat mendukung pengembangan diri mereka,” katanya.
Aya, sapaan akrab Sitti Nurkaya Basri, menambahkan bahwa perguruan tinggi memegang peran penting sebagai mitra dalam menjaring mahasiswa yang memenuhi kriteria program. Oleh karena itu, kesamaan pemahaman mengenai mekanisme dan tujuan program menjadi kunci agar proses seleksi hingga pendampingan berjalan efektif.
Pendaftaran Beasiswa Kalla Tahun 2026 dibuka dalam dua gelombang, yakni 25 Mei–5 Juli 2026 dan 15 Juli–31 Agustus 2026. Melalui kolaborasi ini, Beasiswa Kalla dan LLDIKTI Wilayah IX berharap semakin banyak mahasiswa berprestasi di Sulawesi memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala keterbatasan ekonomi. (*)



