LAZ Hadji Kalla dan 80 Tenaga Medis Hadirkan Sunatan Gratis untuk Anak Duafa
BUTON TENGAH, Radioalmarkaz.co.id- Sebanyak 188 anak dari keluarga duafa di Kabupaten Buton Tengah mendapatkan layanan sunat gratis melalui program Sirkumsisi Sehat yang digelar LAZ Hadji Kalla. Kegiatan yang berlangsung di Desa Kamama Mekar, Kecamatan Gu, tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, LAZ Hadji Kalla melibatkan 80 tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat, dan relawan kesehatan. Kehadiran tim medis ini memastikan seluruh peserta memperoleh layanan sirkumsisi yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesehatan.
Program Manager Humanity and Environment LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengatakan program Sirkumsisi Sehat merupakan salah satu kegiatan yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, masih banyak keluarga yang menghadapi kendala biaya untuk melaksanakan sirkumsisi bagi anak-anak mereka. Karena itu, program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat sekaligus memastikan anak-anak tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
“Kegiatan sirkumsisi sehat ini merupakan salah satu program yang secara konsisten kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak dari keluarga duafa. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Sapril.
Ia menambahkan, manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga medis, dan relawan menjadi kunci agar program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Buton Tengah, Azhari. Ia menilai kontribusi LAZ Hadji Kalla selama ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan.
“Terima kasih kepada LAZ Hadji Kalla atas berbagai bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Buton Tengah. Semoga kolaborasi ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Selain menjalankan program kesehatan, LAZ Hadji Kalla sebelumnya juga melakukan pendampingan masyarakat pesisir di Buton Tengah melalui program budidaya kerang mutiara. Pada siklus pertama, program tersebut berhasil menghasilkan sekitar 3.000 ekor kerang mutiara jenis mabe atau setengah bulat.
Field Fasilitator Desa Binaan LAZ Hadji Kalla, Andi Aria, menyebut program sunatan massal ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi keluarga.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu. Bantuan seperti ini tentu meringankan beban keluarga dan memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yang menjadi peserta,” ujarnya.
Melalui bidang Humanity and Environment, LAZ Hadji Kalla menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kesehatan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak, lembaga tersebut berharap dapat memperluas manfaat layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah. (*)



