Banner

PPIH Makassar Sambut Kepulangan Kloter Perdana, Penyelenggaraan Haji 2026 Diapresiasi

 PPIH Makassar Sambut Kepulangan Kloter Perdana, Penyelenggaraan Haji 2026 Diapresiasi
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id- Sebanyak 391 jemaah dan petugas yang tergabung dalam Kloter 1 Debarkasi Hasanuddin Makassar tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (1/6/2026) malam.

Kedatangan mereka disambut dalam seremoni penerimaan yang berlangsung di Aula Arafah Asrama Haji Makassar.
Kloter pertama ini didominasi jemaah asal Kabupaten Soppeng dengan jumlah 384 orang.

Selain itu terdapat satu jemaah asal Kota Makassar dan enam petugas kloter yang turut kembali ke Indonesia setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, mengatakan kepulangan kloter perdana menjadi momentum evaluasi sekaligus rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Menurutnya, secara umum pelaksanaan haji tahun ini berlangsung baik dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Tim Pengawas DPR RI yang melakukan pemantauan langsung di Arab Saudi.

“Atas nama PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak atas terselenggaranya proses haji tahun ini dengan baik,” ujar Ikbal.

Ia menjelaskan, Embarkasi Makassar awalnya merencanakan memberangkatkan 16.728 jemaah dan petugas. Namun sebanyak 22 calon jemaah belum dapat diberangkatkan karena berbagai alasan, yakni 14 orang sakit, empat orang hamil, satu orang wafat, dan tiga orang menunda keberangkatan.

Di sisi lain, PPIH mencatat sebanyak 16 jemaah Embarkasi Makassar wafat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Mereka terdiri atas 11 jemaah asal Sulawesi Selatan, satu asal Sulawesi Barat, dua asal Sulawesi Tenggara, satu asal Maluku Utara, dan satu asal Maluku.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muh. Ishaq Iskandar, yang mewakili Gubernur Sulsel, mengingatkan para jemaah agar menjaga nilai-nilai kemabruran setelah kembali ke daerah masing-masing.

Menurutnya, predikat haji yang disandang para jemaah bukan sekadar status sosial, melainkan amanah untuk menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat.

“Haji mabrur adalah haji yang mampu menghadirkan kepedulian sosial dan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan haji, mulai dari PPIH Embarkasi Makassar, petugas kesehatan, aparat keamanan, hingga berbagai pihak pendukung lainnya yang dinilai telah memberikan pelayanan optimal kepada jemaah.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, turut menyambut kepulangan jemaah daerahnya yang mendominasi Kloter 1 Debarkasi Makassar. Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Soppeng.
Berdasarkan data PPIH, Kloter 1 Debarkasi Makassar terdiri atas 104 jemaah laki-laki dan 287 jemaah perempuan. Jemaah termuda tercatat atas nama Husnul Khulqy Akhwan berusia 19 tahun, sedangkan jemaah tertua adalah Halika Palecceng yang berusia 85 tahun.
Selain itu, jumlah jemaah lanjut usia dalam kloter ini mencapai 82 orang, yang seluruhnya berhasil menyelesaikan rangkaian perjalanan ibadah dan kembali ke Tanah Air bersama rombongan.
Kedatangan kloter perdana ini menandai dimulainya proses pemulangan ribuan jemaah haji Embarkasi Makassar yang akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. Dengan tibanya Kloter 1, proses operasional Debarkasi Hasanuddin resmi memasuki fase pemulangan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *