Dukung Hilirisasi Industri, PLN Pastikan Kesiapan Kelistrikan di Bantaeng
BANTAENG , Radioalmarkaz.co.id– PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng guna memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam mendukung pengembangan investasi di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Bupati Bantaeng pada Selasa (14/7/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya PLN mengantisipasi masuknya calon pelanggan potensial Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di KIBA. Ketersediaan pasokan listrik yang andal dinilai menjadi faktor penting untuk mendukung percepatan hilirisasi industri dan meningkatkan daya saing kawasan industri di Bantaeng.
Audiensi diterima langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin. Dari pihak PLN, hadir Manager Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Jeneponto Akhbal Akhsyahadat yang mewakili manajemen PLN UPT Makassar, didampingi Manager PLN UP3 Bulukumba Ridjal Abdul Rasyid beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, PLN menyampaikan komitmennya untuk memastikan kesiapan sistem kelistrikan, mulai dari jaringan transmisi hingga distribusi, agar mampu memenuhi kebutuhan energi sektor industri yang terus berkembang.
Sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng juga diarahkan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai diharapkan mampu menarik lebih banyak investor sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyambut positif komitmen PLN tersebut. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor industri, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Ke depan, PLN dan Pemkab Bantaeng sepakat memperkuat koordinasi dan komunikasi agar setiap kebutuhan kelistrikan untuk pengembangan kawasan industri dapat dipenuhi secara optimal. Dengan dukungan sistem kelistrikan yang andal, PLN menegaskan kesiapannya menjadi mitra strategis dalam mendorong investasi dan pembangunan industri berkelanjutan di Sulawesi Selatan (*)



