Sherly Tjoanda Laos Beri Uang Saku Rp1,5 Juta, Pastikan Jemaah Haji Nyaman di Embarkasi Makassar
Makassar, Radioalmarkaz.co.id-Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan kesiapan dan kenyamanan jemaah haji mereka selama berada di Asrama Haji Embarkasi Makassar.
Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui pemberian uang saku kepada jemaah, yang tahun ini meningkat menjadi Rp1,5 juta per orang.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mengungkapkan saat menemui para jemaah haji asal Maluku Utara Kamis (30/04) di Asrama Haji tepatnya di Wisma Mina bahwa secara umum fasilitas di asrama haji dalam kondisi baik dan layak.
“Saya memang belum melihat seluruh kamar jemaah, tapi kamar yang saya tempati sangat bagus, bersih, dan nyaman. Saya juga sempat bertanya kepada jemaah kloter lain yang sudah menginap, dan mereka merasa puas dengan layanan yang diberikan,” ujarnya.
Uang Saku Naik dari Tahun Sebelumnya
Sherly menjelaskan, program pemberian uang saku ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Maluku Utara. Tahun sebelumnya, jemaah menerima Rp1 juta, sementara tahun ini meningkat menjadi Rp1,5 juta per orang.
Dengan jumlah jemaah sebanyak 764 orang, total anggaran yang dialokasikan mencapai ratusan juta rupiah. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan bahkan meningkat di tahun-tahun mendatang.
Tak hanya jemaah, pendamping haji juga mendapatkan dukungan serupa sebagai bagian dari pelayanan menyeluruh kepada seluruh rombongan.
Pemerintah Daerah Turun Langsung
Sebagai bentuk keseriusan, jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara turut hadir langsung di Makassar, mulai dari gubernur, wakil gubernur, hingga pimpinan DPRD.
Kehadiran ini bertujuan memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik selama proses keberangkatan.
“Kami datang lengkap untuk memberikan dukungan dan memastikan seluruh jemaah terlayani dengan baik. Kami juga sangat terbantu oleh pihak Kanwil dan pengelola Asrama Haji di Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Pendampingan bahkan dilakukan hingga seluruh kloter diberangkatkan ke Tanah Suci.
Kondisi Jemaah Sehat, Lansia 30 Persen
Dari hasil pemantauan, kondisi jemaah haji Maluku Utara secara umum dalam keadaan sehat.
Berdasarkan data, dari kuota awal 785 orang, terdapat beberapa pengurangan karena faktor kesehatan dan lainnya, sehingga total jemaah yang berangkat menjadi 764 orang.
Sekitar 30 persen dari total jemaah merupakan kategori lanjut usia (lansia), yang sebagian besar telah menunggu antrean keberangkatan selama lebih dari satu dekade.
Harapan Perjalanan Lancar
Sherly berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.
“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan fokus menjalankan ibadah. Semoga semuanya diberikan kelancaran,” tutup Sherly. (RB)



