Banner

Rosmini Pandin Resmi Di Lantik Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sulsel.

Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara resmi melantik dr. Hj. Rosmini Pandin sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Sulsel) dirumah jabatan (Rujab) gubernur, Jl. Jenderal Sudirman, Makassar, Rabu, 21/09/22.

Rosmini sebelumnya menjabat sebagai Kadis Kesehatan Luwu Timur, menggantikan Dr. Amran Bausat selaku Plt. Kadis Kesehatan Sulsel.

Rosmini mengikuti lelang jabatan Eselon II Pemprov, dan berhasil masuk 3 besar dari hasil keputusan panitia seleksi (pansel).

Andi Sudirman mengatakan dilantiknya Kadis Kesehatan yang baru diharapakan capaian yang dilakukan di Luwu Timur dapat dilakukan lebih baik lagi khusunya di Provinsi.

“Harapan saya tentu, apa yang telah dikerjakan di Rumah Sakit Luwu Timur tentunya dibawa kesini dan sesuatu yang bagus itu tentu menjadi advance lebih baik lagi lah,” ujarnya.

Sementara itu Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Imran Jausi menuturkan dilantiknya Rosmini sebagai Kadis Kesehatan Sulsel merupakan keputusan yang tepat merujuk kepada rekam jejaknya.

“Kalau kita lihat rekam jejak beliau saya kira ini pilihan bagus sudah pengalaman dirumah sakit ia juga pernah di dinas kesehatan, tinggal proses adaptasi saja,”

Kadis Kesehatan Rosmini Pandin mengungkapkan dirinya akan bekerja maksimal untuk mewujudkan target yang dicanangkan Gubernur.

“Saya harus melaksanakan tanggung jawab saya, sesuai dengan kapasitas bersama tim, tentunya dengan bantuan teman-teman semua kami tidak bisa bekerja sendiri tapi kita harus menjadi tim Work lintas sektor,” ujarnya.

Ia juga mengungkapakan akan menjalankan program prioritas yakni Rumah Sakit Regional.

“Program prioritas urgen Gubernur terkait rumah sakit sakit Bone dalam pembangunan kemudian lain-lainnya kita akan mengupayakan sesuai dengan aturan dan tentunya kesepakatan bersama”, terangnya.

Rosmini optimis untuk menjalankan amanah tugas yang diberikan kepadanya.

“Sebuah cita-cita mulia jika rumah sakit itu jalan, semua yang memanfaatkannya itu kan amal jariyah kalau kita sama-sama berjuang insya Allah bisa, karena schedule sudah ada. Nantinya kita lihat dulu Seperti apa dan bagaimana quick respon untuk membuat jadwal sesuai dengan apa yang harus kita lakukan,” tutupnya. ( SBF)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *