Rakerkornas APINDO: Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id– Kolaborasi antara pemerintah, DPR RI, dan dunia usaha menjadi sorotan utama dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Hotel Claro Makassar, Selasa (4/8). Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci menjaga iklim investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperluas lapangan kerja di tengah ketidakpastian global.
Ketua Umum DPN APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, mengatakan dunia usaha saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perlambatan ekonomi global, kenaikan biaya produksi hingga tingginya biaya energi. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.
Menurutnya, seluruh agenda APINDO, mulai dari investasi, industri, perdagangan hingga peningkatan daya saing, bermuara pada penciptaan lapangan kerja. Untuk mendukung hal tersebut, APINDO membentuk Task Force Deregulasi yang bertugas mengidentifikasi berbagai hambatan investasi dan mengawal penyelesaiannya bersama pemerintah.
“APINDO tidak hanya mencatat persoalan, tetapi ikut mengawal proses penyelesaiannya sampai tuntas,” ujar Shinta.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai penyelenggaraan Rakerkornas di Makassar merupakan pilihan yang tepat karena melibatkan pelaku usaha dari berbagai daerah.
Ia menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga dengan inflasi yang terkendali di angka 2,88 persen serta indeks PMI manufaktur yang kembali berada di atas level 50. Airlangga juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada kisaran 5,2 hingga 5,4 persen.
“Artinya berbagai indikator ekonomi masih berada pada jalur yang baik. Momentum ini harus terus kita jaga hingga kuartal ketiga dan kuartal keempat,” katanya.
Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR akan terus mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif agar kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap terjaga.
Selain mendorong kepastian hukum, DPR bersama pemerintah, APINDO, dan serikat pekerja juga tengah mengawal penyusunan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru agar mampu mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.
“Mari kita bersama-sama menjaga iklim usaha yang baik di Indonesia. Kita harus memastikan investor memiliki kepercayaan untuk terus berinvestasi di Indonesia,” ujar Dasco.
Rakerkornas APINDO XXXV di Makassar menjadi forum konsolidasi dunia usaha bersama pemerintah untuk merumuskan berbagai langkah strategis dalam memperkuat investasi, meningkatkan daya saing nasional, dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan. (RB)



