Banner

PT Vale Catat Laba US$76 Juta, Pemegang Saham Setujui Dividen Tunai

 PT Vale Catat Laba US$76 Juta, Pemegang Saham Setujui Dividen Tunai
Banner
Banner

JAKART Radioalmarkaz.co.id- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (2/6/2026).

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan, termasuk pembagian dividen tunai sebesar US$45,64 juta atau 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

Sepanjang 2025, PT Vale mencatatkan kinerja positif dengan laba bersih mencapai US$76 juta atau meningkat 32 persen dibanding tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan pendapatan sebesar US$990 juta dengan EBITDA mencapai US$228 juta.

Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada 12 Juni 2026 dan dijadwalkan dibayarkan pada 26 Juni 2026. Sementara sisa laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan proyek strategis perusahaan.

Selain menyetujui penggunaan laba, RUPST juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris. Pemegang saham menerima pengunduran diri Emily Olson sebagai Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris.

Sebagai penggantinya, rapat menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris, Patricia Renee Pegues sebagai Komisaris, dan Adam MacMillan sebagai Komisaris.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan capaian tersebut menunjukkan ketahanan operasional perusahaan di tengah dinamika industri nikel global yang masih menantang.

“Dividen yang kami tetapkan hari ini dan kemajuan proyek-proyek HPAL kami mencerminkan keyakinan terhadap posisi jangka panjang Indonesia sebagai sumber nikel rendah karbon dan bertanggung jawab bagi transisi energi global,” ujarnya.

Menurut Bernardus, PT Vale akan terus berfokus pada praktik pertambangan berkelanjutan, hilirisasi yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui penunjukan Yusron Fauzan dan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota PricewaterhouseCoopers) sebagai auditor independen untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026. (*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *