PPIH Makassar Minta Jamaah Haji Tak Unggah Kartu Nusuk ke Medsos, Bisa Disalahgunakan
MAKASSAR, Radioal.arkaz.co.id- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mengingatkan seluruh jamaah haji agar tidak sembarangan membagikan foto Kartu Nusuk di media sosial selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail menegaskan kartu tersebut merupakan dokumen penting yang memuat berbagai data pribadi dan akses layanan jamaah selama berada di Arab Saudi.
“Kartu Nusuk itu sangat penting karena di dalamnya terdapat identitas lengkap jamaah hingga barcode layanan,” ujarnya di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Menurut Ikbal, penyebaran foto kartu tersebut berisiko dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan atau penyalahgunaan data.
Karena itu, jamaah diminta menjaga kartu tersebut sebagaimana menjaga dokumen penting lainnya selama berhaji.
Selain sebagai identitas resmi jamaah, Kartu Nusuk juga menjadi syarat utama untuk mengakses sejumlah layanan ibadah di Arab Saudi, termasuk masuk ke kawasan Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf dan sai.
Tak hanya itu, kartu tersebut juga wajib dibawa saat jamaah menuju Arafah pada puncak pelaksanaan ibadah haji.
“Kalau tidak membawa Kartu Nusuk, jamaah bisa terkendala masuk ke area tertentu,” jelasnya.
PPIH Embarkasi Makassar juga mengimbau jamaah menjaga kondisi kesehatan fisik maupun mental selama berada di Tanah Suci. Jamaah diminta saling membantu dan tetap mengikuti arahan petugas kloter.
“Kami berharap jamaah tetap kompak dan mematuhi semua arahan petugas agar ibadah berjalan lancar,” tutup Ikbal. (*)



