Pj Gubernur, Lantik Pj Kepala Daerah Pare-Pare dan Enrekang

MAKASSAR, RADIOALNARKAZ.CO.ID – Hari ini Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin melantik dua Penjabat Kepala Daerah, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 31/10/23.
Penjabat kepala daerah tersebut ialah Pj Wali Kota Pare-Pare yang di isi oleh Akbar Ali, yang juga sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Politik Hukum dan Pemerintahan Dalam Negeri Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri atau (BSKDN) kemendagri.
Sementara Pj Bupati Enrekang dinahkodai oleh Sekda Kabupaten Enrekang, H. Baba.
Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Pare-Pare Taufan Pawe dan Bupati Enrekang Bupati Bando atas pengabdiannya selama ini.
“Hari ini kita melantik dua penjabat kepala daerah. Dalam hal ini Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali dan Pj Bupati Enrekang H Baba, karena pejabat sebelumnya telah berakhir masa jabatannya,” ucapnya.
Atas nama masyarakat dan pemerintah provinsi Sulsel mengucapkan mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama ini,” tukasnya.
Penjabat kepala daerah yang dilantik hari ini, tidak ada waktu bersantai, tapi langsung bekerja keras menghadapi tantangan, salah satunya penanganan masalah El-Nino yang mempengaruhi pangan.
“Saya bardiberi arahan oleh Presiden dan menteri-menteri terkait situasi dunia hari ini sedang tidak normal dari sisi suplai bahan makanan. Karena ini akibat dari perang kemudian El Nino di banyak negara,” imbuhya.
Pj Gubernur Bahtiar menekankan kepada Pj Kepala daerah yang baru saja dilantik untuk memastikan ketahanan pangan di daerah masing-masing.
“Walaupun kita Sulsel masih kategori surplus dari sisi pangan. Bahkan kita menjadi lumbung pangan di Indonesia Timur. Tetapi sebenarnya kita masih bisa meningkatkan produktivitas pangan kita,” beber Bahtiar.
Dengan begitu kata Bahtiar, ketahanan pangan akan mengarah kepada pengendalian inflasi, perbaikan gizi, hingga meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Korelasinya nanti untuk inflasi, perbaikan gizi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sasaran-sasaran itu harus tepat,” imbuhnya.
Bahtiar menambahkan Kementerian dalam negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi kinerja seluruh Penjabat kepala daerah. Maka dari itu Bahtiar berharap agar Penjabat kepala daerah bisa bersungguh-sungguh menjalankan amanah dan menunjukkan kerja yang baik.
“Kepada Pj Wali Kota dan Pj Bupati langsung bekerja. Tidak ada waktu untuk bulan madu. Jadi langsung kerja. Mendagri akan mengevaluasi kita semua. Apakah memang, membuktikan kedua Pj ini, memang negara menunjuk dia sesuai dengan harapan publik,” tuturnya.
Sementara itu Pj Walkot Pare-Pare Akbar Ali mengatakan akan melaksanakan instruksi yang dari Bahtiar Baharuddin, termasuk menjaga stabilitas politik.
“Insyaallah kita akan lebih menguatkan peran infrastruktur yang ada di sana. Ada Forkopimda, ada Tim Kewaspadaan Dini. Itu kita gerakkan semua,” ucapnya.
“Sehingga kita semua bisa menjaga netralitas dan stabilitas politik yang ada di Pare-Pare,” tambah Akbar.
Terkait program yang akan dijalankan Akbar mengungkapkan akan menggelar rapat konsolidasi bersama Kepala OPD.
“Nanti saya akan konsolidasikan dulu dengan OPD terkait yang ada di sana, apa yang perlu kita kuatkan program-program di Parepare,” kata Akbar.
Pj Enrekang H. Baba mengatakan seusai dilantik, dirinya akan melanjutkan 10 program prioritas Enrekang.
“Pertama, terkait tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif. Memang tata kelola pemerintahan ini hubungannya dengan reformasi birokrasi dan SAKIP,” imbuhya.
Lanjut Baba kemudian penanganan lainnya ialah seperti penyehatan fiskal dan PAD, Percepatan penurunan stunting, Pengendalian inflasi, ketahanan pangan, mensukseskan pemilu dan pilkada 2024.
“Berikutnya percepatan digitalisasi daerah, penataan kota, soal SPM inikan ada 6 urusan wajib palayann dasar, termasuk pendidikan, kesehatan, PU, perkim,sosial dan ketertiban umum. Kita upayakan bagaimana meningkatkan alokasi anggaran,” ujar Baba (Shahibul Fidaus).



