Banner

Pemprov Sulsel Subsidi Penerbangan 20 Miliar Rute Makassar-Masamba

 Pemprov Sulsel Subsidi Penerbangan 20 Miliar Rute Makassar-Masamba
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaunching penerbangan perdana Susi Air dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ke Bandara Andi Djemma, Masamba, Luwu Utara, Senin, (22/05/23).

Pesawat jenis twin engine LET 410 – E20 dengan daya tampung 15 penumpang itu dapat terbang dengan waktu tempuh sekira 30 menit.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pembukaan jalur penerbangan yang baru ini, di subsidi sebesar Rp20 miliar yang dianggarkan oleh pemprov Sulsel. Langkah ini dilakukan agar keberadaan bandara yang tersebar di beberapa daerah di Sulsel bisa beroperasi.

“Kita mau stimulan subsidi dulu, supaya nanti jalan sendiri. Setelah itu, beberapa bulan ke depan kita bisa subsidi wilayah lain. Jadi bandara-bandara yang tidak ada aktivitas ini kita sasar,” Ungkap Andi Sudirman.

Lebih lanjut, Gubernur mengungkapakan Pemerintah harus turun tangan untuk subsidi, agar bandara yang sudah dibangun dengan biaya mahal bisa bermanfaat untuk masyarakat. Selain itu, ia berharap melalui bantuan subsidi tiket tersebut, perputaran perekonomian masyarakat akan tumbuh pesat, khususnya pergerakan barang dan jasa.

“Kita investasi di penerbangan. Biarkan lebih murah transportasi, agar lebih mudah pergerakan barang, jasa dan orang,” ungkapnya.

Adapun subsidi tersebut, akan diberikan sampai ada investor atau pelanggan khusus yang membayar secara pribadi. Setelah bandara dinilai bisa mandiri, kemungkinan subsidi akan dicabut untuk rute penerbangan lain. Seperti, penerbangan tujuan Makassar-Toraja yang disubsidi Pemprov Sulsel sebelumnya, kini telah dilepas karena dinilai sudah bisa mandiri.

“Subsidi pokoknya sampai tidak terbatas. Cuma karena anggaran, nanti ganti rute, kemarin Toraja kita subsidi sudah kita lepas. Kalau sudah ada pelanggan khususnya mereka terbang sendiri, sudah oke,” jelasnya.

Perhatian yang diberikan pemprov sulsel kepada masyarakat diapresiasi oleh Susi pudjiastuti. Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Aviation sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan, pembangunan bandara harus dibarengi dengan biaya operasionalnya agar keberadaannya tidak sia-sia.

“Saya pikir satu hal yang luar biasa untuk perhatian pemerintah. Membangun fasilitas bandara tapi sangat disayangkan tidak ada yang terbang. Kalau kita mau membangun fasilitas infrastruktur itu harus dipastikan anggarannya untuk operasionalnya nanti mangkrak rusak itukan kehilangan besar untuk negara,” jelasnya.

Diketahui, selain penerbangan Pulang Pergi (PP) Makassar-Masamba yang terbang 2 kali dalam seminggu. Penerbangan bersubsidi bekerja sama dengan SUSI Air juga melayani Masamba-Sorowako terbang 2 kali seminggu, Makassar-Bone terbang 3 kali seminggu, Makassar-Selayar terbang 2 kali seminggu, serta Bone – Kendari terbang 3 kali seminggu. (SB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *