OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI KEUANGAN DISABILITAS, EDUKASI DIGELAR DI SLB-A YPKCNI MAKASSAR
Makassar, Radioalmarkaz.co.id-Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) terus memperluas jangkauan literasi keuangan dengan menyasar kelompok penyandang disabilitas. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi literasi keuangan yang digelar di SLB-A Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan, Kota Makassar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (Gerak Syariah) yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan, termasuk bagi kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap informasi keuangan.
Sebanyak 48 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas siswa sekolah luar biasa tuna grahita, penghuni panti penyandang disabilitas netra, serta pengurus Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana edukasi dikemas secara hangat dan interaktif agar materi yang disampaikan dapat dipahami dengan mudah oleh para peserta.
Metode penyampaian juga dibuat lebih sederhana dan menarik sehingga mampu meningkatkan partisipasi serta kepercayaan diri peserta dalam mengenal layanan keuangan.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan harus menjangkau seluruh kelompok masyarakat tanpa terkecuali. Menurutnya, setiap individu memiliki hak yang sama untuk memahami cara mengelola keuangan secara bijak.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu penyandang disabilitas menjadi lebih mandiri dalam merencanakan dan mengatur keuangan mereka.
“Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan penyandang disabilitas juga memiliki akses pengetahuan keuangan yang memadai sehingga dapat mengelola keuangan secara lebih baik,” ujarnya.
Dalam sesi edukasi tersebut, peserta diperkenalkan dengan peran dan fungsi OJK sebagai lembaga yang bertugas mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan di Indonesia.
Selain itu, mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menabung sejak dini serta mengenal layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya.
Tak hanya memberikan edukasi, OJK Sulselbar juga menyerahkan santunan kepada sejumlah pelajar penyandang disabilitas serta kepada pihak yayasan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan pembinaan bagi mereka.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan organisasi internal pegawai OJK, yakni Kerohanian Islam OJK, sekaligus menjadi bagian dari program budaya kerja “OJK Berbagi.”
Melalui kegiatan tersebut, OJK berharap literasi dan inklusi keuangan dapat semakin meningkat di berbagai lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas, sehingga mereka mampu memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab. (*)
Masyarakat juga dapat memperoleh informasi serta edukasi keuangan terbaru melalui akun Instagram resmi OJK Sulselbar di @ojk_sulselsulbar.



