MUI Makassar : Ingatkan Ulama, Di Tahun Politik Berperan, Menyejukkan Situasi Politik

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, terus bergerak membangun silaturahmi melalui mesjid-mesjid lewat program “Umat Bertanya MUI Menjawab” kali ini di Mesjid Nurul Iman, jalan Cakalang 5 No.38, Kelurahan Totaka, Makassar, (12/12/2023)
Komisi Pendidikan dan Dakwah, Dr. Asmullah S.Ag.M.Th.I menggaungkan Ulama dan Politik, Ulama mengambil peran dalam menyejukkan situasi politik yang menghangat jelang Pilpres 2024.
“Berharap bagaimana para tokoh ulama dan semua berperan aktif untuk mendinginkan suasana politik di bawah kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bangun erat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah ukhuwah basyariyah” Ujar Dr. Asmullah pada saat memaparkan materinya
Memasuki tahun politik potensi terjadinya pembelahan di tengah masyarakat akan semakin meruncing. Dia mencontohkan, salah satu perhatian adalah berbagai perdebatan di masyarakat yang kerap terjadi di dunia maya yang semakin meresahkan.
“Misalnya di medsos banyak sekali perdebatan-perdebatan yang seakan-akan silaturahmi tidak lebih penting ketimbang sebuah pilihan politik praktis yang jangka pendek. Ulama harus menjaga marwah ditahun politik, dan ummat pun harus menjaga dirinya, peran aktif harus di tunjukkan ulama dalam menjaga, merawat dan kesatuan ummat”jelasnya
Disini peran penting dari pada Ulama maupun Umara (Penguasa) dalam melaksanakan tugas mulianya, merujuk dari Hadist yang diriwayatkan oleh Nu’aim dalam hilyatul Auliya “Dua golongan manusia, jika mereka baik, akan baik seluruh manusia, dan jika ia rusak, akan rusak seluruh manusia. Mereka adalah para ulama dan umara.”imbuhnya
Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris MUI Kota Makassar Dr.KH. Masykur Yusuf. M.Ag, hadir pula Ketua MUI Kecamatan Ujung Tanah H.Mustaming Mulla. S.Pd. dan Pengurus MUI Kota Makassar dari berbagai Komisi. (Ruby Sudikio)



