Makassar Raih 30 Kuota Revitalisasi Sekolah
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id- Pemerintah Kota Makassar terus memperjuangkan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat. Dari 79 sekolah yang diusulkan, sebanyak 30 sekolah telah masuk dalam daftar penerima bantuan revitalisasi pada tahun 2026.
Hal itu disampaikan dalam kunjungan Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Moch. Salim Somad, yang menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi SD Muhammadiyah Mimbar Baru di Kecamatan Bontoala, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, bersama Kepala Bidang Pendidikan SD, Kurniati.
Salim Somad mengapresiasi capaian Kota Makassar yang berhasil meningkatkan jumlah sekolah penerima program revitalisasi. Awalnya, Makassar hanya memperoleh alokasi 11 sekolah, namun setelah proses verifikasi bertambah menjadi 30 sekolah.
Menurutnya, peluang penambahan kuota masih terbuka apabila pemerintah daerah kembali mengajukan sekolah-sekolah yang memenuhi kriteria prioritas, terutama dengan kondisi kerusakan berat.
“Program revitalisasi ini merupakan prioritas pemerintah untuk memastikan seluruh peserta didik dapat belajar di lingkungan yang aman dan nyaman. Karena itu, sekolah dengan tingkat kerusakan paling berat menjadi fokus utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain revitalisasi bangunan sekolah, Kemendikdasmen juga menjalankan program digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan nasional.
Salim mengingatkan pemerintah daerah agar melakukan pendataan kondisi sekolah secara objektif. Menurutnya, keakuratan data menjadi kunci agar bantuan pemerintah benar-benar diterima sekolah yang paling membutuhkan.
Secara nasional, pemerintah telah menyetujui revitalisasi sekitar 15.100 sekolah dari lebih 30 ribu usulan yang masuk, dengan dukungan anggaran sekitar Rp15 triliun. Nilai bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, berharap pemerintah pusat memberi perhatian khusus kepada sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan Kecamatan Sangkarrang.
Menurutnya, satuan pendidikan di kawasan pulau masih menghadapi keterbatasan infrastruktur sehingga membutuhkan dukungan lebih besar dalam program revitalisasi.
“Kami berharap sekolah-sekolah di Kecamatan Sangkarrang menjadi prioritas pada tahap berikutnya agar anak-anak di wilayah kepulauan memperoleh fasilitas belajar yang setara dengan sekolah di daratan,” kata Achi.
Ia juga memastikan Dinas Pendidikan Kota Makassar akan mengawal seluruh proses administrasi sekolah penerima bantuan agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dijadwalkan berlangsung(*)



