KPAP Sulsel Melalui Dinkes Masifkan Skrinning Dan Tes Menekan Peneluran Virus HIV-AIDS

MAKASSAR, RAZFM -Pemprov Sulsel melalui Dinas Kesehatan terus mengajak masyarakat yang berpotensi tertular virus HIV/AIDS untuk melakukan skirinning dan tes. Upaya tersebut untuk menekan tingginya kasus penularan virus mematikan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rosmini Pandin mengatakan saat ini pihaknya berkoordinasi dengan Kabupaten-Kota untuk memasifkan tim edukator. Selain itu, pihaknya juga memastikan seluruh fasilitas kesehatan baik puskesmas maupun rumah sakit melayani tes dan skrining HIV. Untuk itu ia berharap masyarakat sadar untuk memeriksakan diri lebih awal.
Rosmini menyebut, angka penularan HIV/AIDS cukup meningkat, bahkan kini telah menjangkiti anak-anak yang tertular dari orang tuanya.
Hal ini di sampaikan pada kegiatan rapat koordinasi Wakil bupati, Wakil Wali Kota, lintas sektor dan pengurus KPAP Sulsel terkait HIVAIDS yang di selenggarakan KPAP Sulsel.
Sementara itu, Guru besar FKM Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar Prof AdamArlin Tado menuturkan
Pemprov Sulsel bertanggung jawab untuk menggerakkan kabupaten/kota menanggulangi HIV Aids di wilayah masing-masing. Salah satunya dengan memperkuat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) baik secara kelembagaan, program maupun secara finansial.
Ia berharap Gubernur Sulsel membuat surat edaran kepada Bupati, Wali Kota agar bisa mengalokasikan anggaran khusus penanggulangan HIIV dengan kata lain program tersebut dapat dijadikan mandatori spending money.
Rosmini menambahkan, rencana tindak lanjut yang akan dilakukan diantaranya evaluasi terhadap keberadaan kelembagaan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten /Kota sekaligus mengidentifikasi hambatan serta kendala dan mendiskusikan solusi alternatif yang dapat dilaksanakan.
Melakukan koordinasi serta menindaklanjuti program prioritas berdasarkan strategi pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS guna menangkal masalah aktual yang dihadapi serta menekan laju perkembangan pengidap baru HIV maupun AIDS. Sdh ada Pembagian
Zonasi untuk Pendampingan dan Pelaksanaan Monev oleh tim dari KPAP Sulsel, dan sudah terlaksana
“Selain itu terbentuknya kelembagaan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten / Kota di semua Kabupaten / Kota di Sulawesi
Selatan. Adanya komitmen bersama dalam rangka penguatan kelembagaan Komisi Penanggulangan AIDS baik di tingkat
Provinsi maupun di tingkat Kabupaten / Kota dan Alokasi anggaran baik tingkat pusat, provinsi, maupun daerah, kewenangan Gubernur ke KK, Pengarusutamaan HIV AIDS dalam Penganggaran Pembangunan Daerah” tuturnya
Dan Penguatan jejarting dengan melibatkan semua stakeholder terkait termasuk Ormas/LSM dan ODHIV dan ODHA agar Kerjasama dan kolaborasi dapat lebih ditingkatkan” tutupnya (RB)



