Banner

Kloter 43 Embarkasi Makassar Jadi “Kloter Nusantara”, Satukan Jemaah dari 12 Daerah dan Dua Provinsi

 Kloter 43 Embarkasi Makassar Jadi “Kloter Nusantara”, Satukan Jemaah dari 12 Daerah dan Dua Provinsi
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id-Kloter 43 Embarkasi Makassar yang menjadi kelompok terbang terakhir musim haji tahun ini mendapat julukan “Kloter Nusantara” karena terdiri dari jemaah asal berbagai daerah di Sulawesi Selatan hingga luar provinsi.

Kloter terakhir tersebut dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 05.40 WITA.

Ketua Kloter 43, Sampe Baralangi, menyebutkan kloter tersebut dihuni sekitar 247 jemaah yang berasal dari 12 daerah berbeda.

“Kloter 43 ini biasa kami sebut Kloter Nusantara karena jemaahnya berasal dari banyak daerah. Data sementara ada sekitar 247 orang, meski masih menunggu manifes terakhir dari Kementerian Agama,” ujarnya saat ditemui di Wisma Arafah Asrama Haji Sudiang Rabu (2/05)

Jemaah terbanyak berasal dari Kabupaten Wajo dengan jumlah 113 orang, disusul Gowa sebanyak 48 orang. Selain itu terdapat jemaah dari Maros, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Tana Toraja, Makassar, Bulukumba, Pangkep, Sulawesi Tenggara, hingga Maluku Utara.

Meski berasal dari daerah berbeda-beda, koordinasi antarjemaah dan petugas disebut tetap berjalan lancar melalui grup komunikasi daring yang dibentuk khusus oleh petugas kloter.

“Kami koordinasi lewat grup WhatsApp Kloter 43, termasuk dengan ketua rombongan dan ketua regu. Untuk beberapa jemaah yang belum sempat bertemu langsung, kami juga sudah dua kali melakukan zoom meeting,” jelas Sampe.

Ia mengatakan, pertemuan tatap muka baru dilakukan khusus dengan jemaah asal Wajo yang jumlahnya lebih dari 100 orang.

Sementara itu, kondisi kesehatan jemaah hingga menjelang keberangkatan dilaporkan dalam keadaan baik.

“Alhamdulillah sehat-sehat semua. Tadi kami bersama jemaah dari Wajo dan Tana Toraja, semuanya dalam kondisi sehat,” katanya.

Terkait komposisi usia jemaah, Kloter 43 disebut tidak didominasi kelompok lanjut usia. Menurutnya, cukup banyak jemaah usia muda yang diharapkan dapat membantu sesama jemaah saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Selain bertugas sebagai Ketua Kloter 43, Sampe Baralangi juga menjabat Sekretaris Umum MUI Tana Toraja dan Kepala MTsN 1 Tana Toraja.(RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *