Banner

Jelang Puncak Haji, Seluruh Jemaah Wajib Bergerak ke Arafah Mulai 8 Zulhijjah

 Jelang Puncak Haji, Seluruh Jemaah Wajib Bergerak ke Arafah Mulai 8 Zulhijjah
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id-co  Menjelang fase puncak ibadah haji atau Armuzna, seluruh jemaah haji Indonesia yang berada di Arab Saudi mulai dipersiapkan untuk diberangkatkan ke Arafah pada 8 Zulhijjah.

Kepala Kemenhaj Sulsel Ikbal Ismail saat ditemui, di Asrama HajI Sudiang Selasa (19/05) yang menangani penyelenggaraan haji menjelaskan, proses pergerakan jemaah menuju Arafah akan dimulai sejak pagi hari sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji yang wajib dijalankan seluruh jemaah.

“Pada tanggal 8 Zulhijjah jemaah mulai diberangkatkan ke Arafah untuk bermalam. Besoknya mereka melaksanakan wukuf pada 9 Zulhijjah,” ujarnya.

Ikbal menegaskan, wukuf di Arafah merupakan rukun utama ibadah haji sehingga seluruh jemaah, termasuk yang sedang sakit, tetap akan dibawa ke Arafah.

“Karena haji itu di Arafah. Kalau tidak berada di Arafah pada 9 Zulhijjah, maka hajinya tidak sah,” katanya.

Setelah proses wukuf selesai, jemaah akan bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit dan mengambil batu kerikil yang akan digunakan dalam prosesi lempar jumrah.

Selanjutnya, jemaah diberangkatkan ke Mina untuk menjalani mabit selama kurang lebih tiga hari sebelum kembali ke hotel masing-masing.

Pihak penyelenggara juga memastikan pelayanan bagi jemaah lanjut usia dan disabilitas tetap menjadi prioritas selama fase Armuzna berlangsung.

Menurutnya, ribuan petugas haji telah disiagakan untuk mendampingi jemaah, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan khusus seperti pengguna kursi roda dan lansia.

“Petugas kami di sana sekitar empat ribu orang dan saat ini terus melakukan koordinasi serta mitigasi agar pelaksanaan puncak haji berjalan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, untuk proses pemberangkatan jemaah dari Embarkasi Makassar, hingga saat ini tercatat sebanyak 38 kloter atau sekitar 14.941 jemaah telah diterbangkan ke Arab Saudi.

Kloter 39 juga dilaporkan telah berada di bandara untuk persiapan keberangkatan menuju Jeddah.

Untuk mengantisipasi tingginya jadwal penerbangan dalam beberapa hari terakhir, pihak maskapai menambah armada pesawat dari embarkasi lain yang telah menyelesaikan operasionalnya. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *