Kemenag Sulsel Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Zikir dan Doa Kebangsaan HUT RI
Makassar~Radioalmarkaz.co.id-Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar secara nasional, Sabtu (1/8/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar rangkaian seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memperkuat semangat persatuan bangsa.
Menurutnya, masyarakat Sulawesi Selatan dapat mengikuti pelaksanaan zikir dan doa secara bersama-sama melalui siaran televisi maupun kanal media sosial dan YouTube resmi Kementerian Agama RI dari rumah masing-masing bersama keluarga.
“Momentum ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memanjatkan doa bagi bangsa sekaligus mempererat ukhuwah, memperkokoh persatuan, dan memperkuat komitmen membangun Indonesia yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” ujar Ali Yafid.
Selain mengajak masyarakat umum, Ali Yafid juga meminta seluruh satuan kerja Kementerian Agama di Sulawesi Selatan menggelar zikir dan doa kebangsaan di lingkungan kerja masing-masing sebelum 17 Agustus 2026. Ia juga mendorong para penyuluh agama melaksanakan doa bersama masyarakat binaan di wilayah tugasnya.
Menurutnya, keterlibatan seluruh jajaran Kementerian Agama akan semakin memperluas semangat kebersamaan dalam menyambut hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Secara nasional, Zikir dan Doa Kebangsaan dipusatkan di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, di bawah koordinasi Kementerian Sekretariat Negara. Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, santri, mahasiswa, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga aparatur sipil negara lintas kementerian dan lembaga.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, menjelaskan rangkaian acara akan melibatkan seluruh unsur agama melalui doa lintas agama, penampilan paduan suara, serta pembacaan selawat yang dipandu Habib Syekh.
Ali Yafid berharap pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan dapat menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh anak bangsa serta memperkuat tekad bersama dalam menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kontribusi nyata.
“Melalui zikir kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, melalui doa kita menguatkan harapan, dan melalui persatuan kita bersama-sama membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya. (*)



