Kampanyekan Nilai Inklusi dan Integritas, SSDI kolaborasi bersama #Obat Manjur Gelar “Merah Putih Tangramku”

MAKASSAR, RAZFM – Sahabat Sindroma Down Istimewa (SSDI) berkolaborasi dengan #Obat Manjur (Orang Hebat, Main Jujur) Menggelar Kegiatan “Merah Putih Tangramku” dengan mengajak anak Sindrom Down mengkampayekan nilai Inklusi dan Integritas di Gedung Keuangan Negara Makassar, Jl. Urip Sumoharjo, Sabtu, 27/08/22.
Obat Manjur adalah Komunitas Gerakan yang fokus pada Pencegahan dan Literasi melalui Edukasi Anti Korupsi dengan menggunakan Media Pembelajaran yang kreatif seperti Boardgame, Serial Animasi/Kartun, Lagu, Senam, Buku, dan Dongeng (story telling).
Founder SSDI Andi Nur Fitri Balasong mengatakan selain mengkampayekan nilai Inklusi dan Integritas, para anak Sindrom Down juga di ajak membuat karya seni untuk melatih fokus motorik halus dan motorik kasar mereka.
“Selain edukasi nilai-nilai Inklusi dan nilai-nilai Intregitas yang diberikan kami juga melatih fokusnya anak-anak, menggunting menempel dan sebagainya, karena anak-anak syndrome down itu mengalami keterlambatan perkembangan motorik halus dan motorik kasarnya sehingga kegiatan semacam ini bisa melatih kemampuan anak-anak,” kata Fitri.
lebih lanjut, Fitri menambahkan SSDI didirikan oleh ibu-ibu yang anaknya mengalami Sindrom Down, bertujuan untuk membuat kegiatan bagi anaknya dengan memberi ruang bagi mereka untuk berekspresi.
“Selama ini yang terjadi, banyak anak down sindrom itu di biarkan saja, pelan-pelan kita sentuh dan kita latih, anak-anak Sindrom Down sebenarnya mereka bisa, makanya saya bergerak bersama ibu-ibu Founder dari Sahabat Syndrome Down kami menjalin kolaborasi, karena kolaborasi itu penting unuk menebar nilai-nilai inklusi dan kita bisa paham cara memperlakukan dan menegur mereka seperti apa,” tuturnya.
Ketua #Obat Manjur Aslan menjelaskan kegiatan ini sebagai kampanye nilai Inklusi dan Integritas itu tidak hanya dilakukan oleh orang normal, namun anak Sindrom Down juga bisa ikut terlibat.
“Intinya Kolaborasi ini adalah kita mau memperlihatkan bahwa inklusifitas terkait Integritas luas bukan Cuma orang-orang normal, tapi seperti orang tunarungu, tunagrahita, dan downsyndrome pun bisa mengkampanyekan,” jelasnya.
Aslan menambahkan sebelumnya #Obat Manjur dan SSDI telah berkolaborasi melalui sosial media.
“Makanya kita tertarik untuk kolaborasi sama SSDI, sebelumnya sudah berkolaborasi melalui social IG saat itu dimana ada pembacaan puisi dari adik-adik Down Sindrome jadi puisinya dibuat oleh penyuluh anti korupsi isi puisinya tentu mengenai intregritas,” terangnya.
Di tempat yang sama, Kepala KP TIK Dan BMN Makassar Poerfika Agus Bachtiar mengapresiasi kegiatan “Merah Putih Tangramku” ini, karena turut melibatkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan.
“Ini bagus, kalau kita lihat memang untuk adek-adek yang berkebutuhan khusus butuh dukungan semua pihak tak terkecuali dari Kementerian Keuangan. Ini wujud nyata kami peduli kepada mereka, kepedulian seperti itu kita menfasilitasi mereka, semoga kegiatan seperti ini bukan bentuk seremonial semata, mengatakan kepedulian, tapi aktualisasi serta eksistensi diri mereka itu tetap hidup di masyarakat,” imbuh Poerfika.
Poerfika mengungkapkan akan terus mendukung kegiatan tersebut, serta turut meningkatkan eksistensi anak Sindrom Down dengan melibatkan mereka di kegiatan Kementerian Keuangan.
“Kementerian Keuangan khususnya selalu memberikan support pada kegiatan-kegiatan seperti ini, sebagai wujud dari Kementerian Keuangan . Kedepannya kita berharap kegiatan-kegiatan ini bisa melibatkan mereka dalam pembukaan acara agar eksistensi mereka itu nyata adanya,” ungkapnya.



