Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci, Pemerintah Pastikan Hak Badal Terpenuhi
Jakarta, Radioalmarkaz.co.id – Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Seorang jemaah haji asal Indonesia dilaporkan wafat setelah tiba di Arab Saudi.
Jemaah tersebut diketahui bernama Rodiyah (68), yang tergabung dalam Kloter SOC-3. Ia meninggal dunia akibat serangan jantung.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya jemaah tersebut.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya salah satu jemaah haji Indonesia. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).
Pemerintah memastikan seluruh hak jemaah tetap terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji bagi almarhumah. Proses tersebut akan ditangani oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Di tengah operasional haji yang masih berlangsung, pemerintah menegaskan bahwa aspek kesehatan menjadi perhatian utama.
Hingga saat ini, data layanan kesehatan di Madinah mencatat puluhan jemaah menjalani perawatan, baik rawat jalan maupun rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.
Kondisi cuaca di Madinah yang cukup panas, dengan suhu mencapai 34 derajat Celsius, juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai oleh jemaah.
Pemerintah mengimbau agar seluruh jemaah menjaga kondisi fisik, memperbanyak konsumsi cairan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, untuk menjaga kebugaran jemaah, khususnya lansia, kegiatan seremonial di embarkasi diminta untuk diminimalkan agar tidak menambah kelelahan sebelum keberangkatan.
Pemerintah juga terus menegaskan komitmen menghadirkan layanan haji yang ramah bagi kelompok rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan, guna memastikan seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman. (*)



