BNN RI Dukung Gerakan Cari Mantu Bersih Narkoba

MAKASSAR, RAZFM – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggelar rapat kerja Deputi Bidang Rehabilitasi pada 29 – 31 Agustus 2022 di hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan.
Rapat kerja ini sekaligus menjadi kegiatan temu ilmiah layanan rehabilitasi berbasis bukti, serta ajang pemberian penghargaan bidang rehabilitasi tahun 2022.
“Praktik berbasis bukti (evidence-based practices) dalam pelaksanaan rehabilitasi penyalah guna narkoba menuju Indonesia Bersih Narkoba” menjadi tema dalam rapat kerja. Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose membuka acara, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi BNN, para koordinator bidang rehabilitasi BNN Provinsi seluruh Indonesia, FORKOPIMDA Sulawesi Selatan, perwakilan lembaga rehabilitasi komponen masyarakat, perwakilan Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI), perwakilan Agen Pemulihan (AP), dan stakeholder lainnya.
“Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda dan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan karena saya melihat bahwa luar sambutan yang diberikan dari Masyarakat Sulawesi Selatan terutama dalam program
untuk war on drugs jadi perang terhadap Narkoba, kita ketahui bersama,” ujar Dr. Petrus Reinhard Golose
Lebih lanjut, Petrus Reinhard Golose menjelaskan Di periode tahun 2021-2022 BNN berhasil menyita 239,5 Kilogram Sabu dan lembaga pemasyarakatan hampir 80 persen itu ditempati oleh pengguna narkoba.
Operasi yang dilakukan baik seluruh Indonesia maupun yang dilakukan di Sulawesi Selatan termasuk cukup banyak penyitaan yang dilakukan di 2021 sampai 2022, baik yang dilakukan oleh BNN RI maupun yang dilakukan oleh kepolisian dalam hal ini polda Sulsel, “tuturnya.
Penyitaan yang di lakukan BNN di 2022 di Sulawesi Selatan itu 239,5 kg sabu, sementara 239 ribu orang, yang di duga sebagai pengguna.
Petrus Reinhard Golose, mengapresiasi program yang di canangkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, yakni Gerakan Mantu Bersih Narkoba.
“Program ini menjadi inovasi Gubernur, harus kita dukung, apalagi perda sudah ada. Ini program yang hanya ada di Sulawesi Selatan, dicanangkan dan disampaikan tadi oleh Gubernur dan tentunya sebagai Kepala BNN RI saya menyambut baik dalam rangka kita mencegah,” ungkapnya.
Sementara itu Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan
Gerakan cari mantu bersih narkoba akan di gencarkan pemerintah dan telah didukung oleh kepala BNN RI.
“Tadi kita dapat penghargaan terkait program kita ada di Sulawesi Selatan dalam rangka preventif pencegahan (narkoba) dengan melakukan program cek gratis bagi calon menantu, Itu penting karena kita dua sisi ada satu represif ada preventif. Represif itu menangkap peredar dan sebagainya tentu ini terus diimbangi dengan berbagai pencegahan dengan menutup akses-akses”, terangnya.
Andi Sudirman menambahkan, telah memberi anggaran yang besar dalam menyukseskan program ini.
Kita sudah anggarkan tahun ini sudah ada anggaran Rp1 miliar untuk 3.400 tes, Pernikahan ini tentu kita tidak halangi, karena disana nanti ada tahapannya tingkatan yang keras, apa yang harus kita berikan pendampingan rehab dan sebagainya kalau ada yang sedang ada yang ringan itu nanti BNN yang formulasikan,” jelasnya.



