Banner

Atasi Kekeringan, BPBD Sulsel Terapkan TMC

 Atasi Kekeringan, BPBD Sulsel Terapkan TMC
Banner
Banner
Atasi Kekeringan, BPBD Sulsel Terapkan TMC

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – BPBD Sulsel melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengatasi kekeringan di Sulsel.

Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo mengatakan TMC ini sudah dilakukan sejak satu pekan, yang berakhir di hari Selasa, 14 November 2023.

“Ini merupakan upaya-upaya dari rekayasa yang dilakukan, dan ini merupakan upaya-upaya rekayasa cuaca yang telah dilakukan, rekayasa cuaca ini dilakukan selama 7 hari,” kata Amson, Selasa, 14 November 2023.

Dirinya menerangkan total sebanyak 10 ton garam di semai ke beberapa daerah di Sulsel menggunakan pesawat pesawat Casa 212-200 milik TNI.

“Penyemaian awan sudah sebanyak 10 Ton, setiap satu kali penerbangan membawa garam 800 kilogram,” paparnya.

Amson menyampaikan TMC ini menjadi solusi dalam mengatasi kekeringan ekstreme yang Sadang terjadi di Sulsel.

“Tujuan rekayasa cuaca bagaimana kita di masa transisi ini mengisi kantong-kantong sumber air didaerah, mengisi suplai aliran Air untuk sektor pertanian, dan juga mengisi bendungan-bendungan untuk berfungsi sebagai basis kelistrikan, selain itu kita berharap TMC ini,” bebernya.

Dirinya menjelaskan sudah beberapa daerah yang memiliki awan cumulonimbus menjadi sasaran TMC kali ini.

“Adapun telah dilakukan penyemaian awan di daerah Maros, Gowa, Parepare, Pangkep, Jeneponto, Bulukumba, tapi itu juga berdasarkan dari potensi awan,” ulas Amson.

Amson menambahkan modifikasi cuaca ini membuahkan hasil. Menurutnya hujan yang turun di beberapa daerah di Sulsel belakangan ini merupakan buah dari rekayasa tersebut.

“Kita berharap bahwa penyemaian awan ini akan terjadi hujan di beberapa tempat sebagaimana dengan laporan yang telah kami terima bahwa beberapa daerah telah hujan,” ujarnya.

“Diharapkan dengan modifikasi cuaca ini dampak kekeringan bisa kita atasi, kita berdoa provinsi Sulsel dapat terhindar dari segala ancaman atau bencana baik itu kekeringan maupun hidrometerologi dan lainnya,” tutup Amson.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *