Banner

Angelina Sondakh Berbagi Kisah Hijrah Inspiratif di “Gema Hijrah” Masjid Al-Markaz Al-Islami 

 Angelina Sondakh Berbagi Kisah Hijrah Inspiratif di “Gema Hijrah” Masjid Al-Markaz Al-Islami 
Banner
Banner

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Ribuan jemaah Majelis Taklim Se-Kota Makassar hadir pada kegiatan “Gema Hijrah”di Masjid Al-Markaz Al-Islami pada Kamis, 17 Juli 2025.

Pada kegiatan “Gema Hijrah” terdapat kajian dari dua perempuan hebat yang menginspirasi. Kajian pertama diisi oleh Prof. Dr. Ir. H . A. Majdah M. Zain, M.Si. Kemudian kajian kedua dibawakan oleh Angelina Sondakh.

Dalam kajiannya, Angelina Sondakh menceritakan pengalaman dan proses hijrahnya. Dirinya memutuskan muallaf atau masuk Islam pada tahun 2009.

Dengan penyampaian kajian yang menyentuh, jemaah terharu mendengarkan dan menyimak saat Angelina Sondakh bercerita proses dirinya berhijrah.

Mantan anggota DPR RI tersebut kagum terhadap ajaran Islam yang terkandung dalam Al-Qur’an. Saat ini Angelina Sondakh telah menghafal 15 Juz Al Qur’an.

Angelina Sondakh juga sedikit menceritakan pengalaman berat dalam hidupnya saat terjerat kasus korupsi ketika menjabat sebagai anggota DPR RI.

Ia menyebutkan bahwa kasus korupsi tersebut membuat dirinya dipenjara selama 10 tahun. Berangkat dari masalah hidupnga Angelina Sondakh berpesan kepada jemaah yang hadir untuk tetap sabar dan menjadikan pelajaran, serta tetap membuka pintu maaf walaupun orang lain telah berbuat dzolim.

“Kalau ibu mau tau, saya kenapa akhirnya bisa kuat menjalani, 10 tahun saya di dalam penjara, karena di penjara tahun ke empat Allah bilang sudah, kamu stop bertanya kenapa hidup kamu begini, dan ternyata itu sangat meringankan, saya tidak lagi bertanya kenapa saya dijahati, kenapa saya didzolimi, dituduh, dikorbankan. Karena setiap saya bertanya begitu hanya air keluar air mata,” ungkapnya.

“Saya bertanya, ya Allah apakah ujian seorang muallaf seperti ini? ketika saya memutuskan pindah (muallaf) sepertinya semua hilang, kau ambil Ya Allah,” ungkapnya.

Dengan sejumlah pertanyaan yang dipendam oleh dirinya, Agelina Sondakh mencoba untuk tegar dengan berpransangka baik kepada Allah.

“Akhirnya Allah bilang stop dan jangan bertanya lagi, kamu itu tugasnya mencintai Allah dan Al-Quran. Biarkan orang yang mendzolimi, memfitnah, menghancurkan dirimu itu urusan Allah,” kata Angelina.

Berangkat dari permasalahan kehidupan yang berat dirasakan Angelina Sondakh, Ia pun sadar ketika membaca surah surah An-Nahl ayat 119. Pada ayat ini Allah menyampaikan kepada hambanya untuk bertobat ketika mengakui telah berbuat dosa”

“Surah An-Nahl 119 artinya, Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertobat setelah itu dan memperbaiki (dirinya), sungguh, Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang. Memahami surah ini saya fokus memperbaiki diri untuk lebih baik lagi,” paparnya.

Ia meminta para jemaah yang hadir untuk tidak berbuat jahat kepada orang yang dzolim atau jahat kepada diri kita, serta bertobat dan terus memperbaiki diri untuk bisa menjadi muslim yang lebih baik.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Harian Yayasan Islamic Center (YIC) Al-Markaz Al-Islami, Prof Mustari Mustafa menyampaikan, ada banyak cara mendapatkan surganya Allah.

“Banyak cara menuju surga, ada yang menempuh jalan ritual dengan berdzikir, shalat, infak, sedekah, puasa, haji, zakat. Dan ada cara yang kelihatannya sangat sunyi yaitu kita memberdayakan, memberi, berbagi, kepada sesama,” paparnya.

Sebelum kajian “Gema Hijrah” berlangsung, terlebih dahulu Prof. Mustari melantik Badan Pemberdayaan Ummat Masjid Al-Markaz Al-Islami yang di ketuai oleh Prof. Dr. Ir. H . A. Majdah M. Zain, M.Si. 

Ia juga memuji Angelina Sondakh sebgai sosok perempuan yang inspiratif bagi muslimah lainnya.

“Konsep berbagi filantropi dalam Islam sepertinya masih belum banyak disentuh oleh kaum muslimin dan muslimat, itulah sebabnya pengurus Yayasan Islamic Center (YIC) Al-Markaz Al-Islami membentuk Badan Pemberdayaan Ummat, terelebih kita mendengarkan tausiah inspirasi dari tokoh hijrah yang sudah sangat populer yang saat ini kita kenal, ibu Angelina Sondakh,” terang Prof Mustari Mustafa.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *