Banner

Pemkot Makassar Sepakati NPHD Pilkada 2024

 Pemkot Makassar Sepakati NPHD Pilkada 2024
Banner
Banner
Pemkot Makassar Sepakati NPHD Pilkada 2024

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Pemerintah kota (Pemkot) Makassar bersama KPU dan Bawaslu melakukan pendatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar, Jumat (10/11/2023).

Di ketahui hari ini tanggal 10 November merupakan batas akhir penandatanganan NPHD. Total dana yang digelontorkan Pemkot Makassar sebesar Rp82,1 miliar.

Rincian anggaran itu diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak Rp64,1 miliar dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebesar Rp18 miliar.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan (Danny) Pomanto mengatakan, NPHD wajib diberikan untuk mensukseskan Pilkada 2024.

“Tugas saya ialah mempersiapkan Pemilu damai di Makassar,” ungkap Danny usai kegiatan penandatangan NPHD.

Ia mengatakan dengan dukungan dari TNI/Polri beserta KPU dan Bawaslu ikut mengawal agar Pemuli berjalan kondusif.

“Saya kira pertama pasti damai, usaha-usaha maksimal tidak harus menunggu pilkada tapi sekarang pun kita wujudkan Pemilu damai, pak Kapolrestabes, saya laporan ke pak Dandim, Dandim juga diperintahkan oleh KASAD baru untuk tetap membuat deklarasi pemilu damai,” tukasnya.

“Kemudian udah jalan semua kebawah, teman-teman KPU, Bawaslu dalam tugas bagaimana daftar pemilih ini betul-betul tidak ada silumannya disitu,” tambah Danny.

Danny menuturkan dana serta seluruh persiapan sudah rampung untuk menyelenggarakan pemilu 2024.

“Saya kira secara persiapan ok, tinggal doa dan dukungan masyarakat,” pungaks Danny.

Danny mengaku Pemkot Makassar akan mengandalkan kelompok-kelompok masyarakat untuk mewujudkan pemilu damai tanpa konflik politik dan memastikan Makassar termasuk zona hijau.

“Saya kira adalah upaya komunikasi dalam kelompok-kelompok masyarakat kita kan punya, kelompok masyarakat seperti RT/RW, kita punya Dewan lorong, yang sudah terstruktur baik di masyarakat,” imbuhya.

“Kita juga punya kontiner yang menjadi pusat informasi kita selama ini saya kira tidak ada alasan Makassar tidak pemilu damai, forkopimda kita sangat baik,” tutupnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *