Tinjau Gudang Bulog, Pj Gubernur Bahtiar Jamin Stok Beras Hingga Akhir Tahun 2023

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Musim kering di sebagian besar daerah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mempengaruhi produksi padi. Secara otomatis mempengaruhi ketersediaan beras.
Mengambil data dari Perum Bulog Kanwil Sulselbar Serapan beras Bulog Suslelbar per bulan September tahun 2022 mencapai 280 ribu ton, sedangkan September tahun 2023 Bulog menyerap beras hanya 75 ribu ton.
Melihat produksi beras yang cukup menurun dibanding tahun lalu Penjabat (Pj) Gubernur Bahtiar Baharuddin turun langsung ke gudang Perum Bulog Makassar, guna melihat kondisi stok beras saat ini.
Pj Gubernur Bahtiar mengatakan stok beras di Bulog dipastikan aman hingga akhir tahun ini.
“Sekarang kan tidak bisa menanam, karena kekeringan, kalau hujan kan bisa menanam lagi, kalaupun menanam sekarang tahun depan baru ada hasil padi,” tukasnya, Selesa, (03/09/23).
“Ini ternyata stok Bulog cukup sampai diakhir tahun, jadi kita senang mendengar itu,” sambungnya.
Selain di Bulog kata Bahtiar banyak juga distributor atau pengusaha beras. Namun ia mengimbau agar para distributor tidak menimbun beras, karena dapat mempengaruhi harga dipasaran.
Untuk menjaga kestabilan harga, Bahtiar telah membentuk satgas pangan untuk mengawas para distributor di Sulsel.
“Bagaiamana dengan diluar Bulog? Kan ada beras di kumpulan oleh pedagang, tidak apa-apa kita kan ada satgas pangan untuk kendalikan harga, jangan sampai ada distributor beras yang main-main, tapi jangan juga dilakukan upaya represif secara belerbihan kepada pengusaha beras, kasian. Kalau kita segel gudangnya itu berarti logistik tidak bergerak,” paparnya.
Ia juga menyampaikan agar seluruh distributor lebih bijak menjual beras, dengan memastikan ketersediaan didaerah sebelum mengirim ke luar provinsi.
“Kita coba ingatkan dan imbau, ya boleh lah jual keluar daerah Sulsel, tapi kami imbau kita harus memastikan stok minimum, seluruhnya kabupaten/kota harus mencukupi kebutuhan berasnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, walaupun tidak menerangkan angka pasti stok beras saat ini, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulselbar M Imron Rosidi menyebutkan stok beras diseluruh cabang Bulog dijamin aman hingga akhir tahun.
“Kalau stok kita gak bisa bicara angka, paling penting tersedia sampai akhir tahun, karena secara reguler akan datang terus jadi gak usah khawatir. Pak Gubernur sudah tinjau tadi stok kita ada diseluruh SUlselbar sampai akhir tahun,” tukasnya.
Ia menuturkan bahwa untuk mengendalikan harga, Bulog sudah mulai menyalurkan bantuan pangan. Lewat bantuan panga itu pun dinilai cukup berhasilengatasi inflasi.
“Kemarin mulai alokasi Oktober dan mulai jalan 2 September. Ini salah satu upaya mengendalikan harga dan inflasi. paling tidak menahan harga gak naik terus. Progresnya bagus inflasi menurun,” terang Imron.



