Banner

PKS Jadi Parpol Pertama Daftar Bacaleg

 PKS Jadi Parpol Pertama Daftar Bacaleg
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai politik (Parpol) pertama yang daftarkan Bacaleg di KPU Sulsel.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir menyambut langsung para Bacaleg PKS Sulsel. Ia menegaskan, akan melayani seluruh Parpol dan senator yang datang mendaftar di instansi yang dibawahinya.

“PKS adalah partai pertama yang datang ke KPU pada masa pendaftaran periode ini,” ungkap Faisal Amir Senin, 08/05/23.

Untuk masa pendaftaran atau pengkajian Bakal Calon dari tangaal 1-14, baik partai politik maupun DPD yang didaftarkan pada masa periode ini.

Ia menyampaiakan akan melayani seluruh calon dan parpol secara merata.

“Kami akan melayani semua calon peserta pemilu dan calon DPD secara sama merata dan kita melayani partai politik dengan prinsip kesamaan dan kesetaraan” tuturnya.

Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel, Amry Arsyid mengungkapkan hari ini secara serentak melakukan pendaftaran mulai dari tingkat pusat sampai tingkat kabupaten/kota.

“Kenapa ini kita lakukan karena kami ingin menunjukkan kemasyarakat Indonesia bahwa PKS memiliki antusias yang tinggi dalam mendukung pesta demokrasi yang akan kita laksanakan di tahun 2024,” tukasnya.

Dirinya menerangakan pendaftaran ini sekaligus mengajak partai lain untuk segera mendaftarkan Bacalegnya sesuai waktu yang disediakan KPU.

“Melalui pendaftaran awal ini kita ingin mendorong bukan hanya bacaleg tapi partai-partai lain untuk segera melakukan pendaftaran agar waktu yang disediakan ini bisa kita maksimalkan sehingga bisa melaksanakan kontestasi politik dengan baik, dan masyarakat tentu memiliki ruang untuk melihat, menilai, bagaimana kualitas pelaksanaan pemilu 2024,” pungkasnya.

Amry Arsyid bersama yang lainnya menggunakan baju Adat saat datang mendaftar ke KPU.

“Pemilu ini bukan kontestasi politik saja sebenarnya tapi kontestasi seluruh masyarakat orang bilang pesta rakyat. Jadi pakaian adat ini tujuannya supaya memunculkan kesan keragaman,” paparnya.

Amry mengaku proses upload sejumlah data sebagai persyaratan memakan waktu yang cukup lama.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa ini adalah proses baru yang dilakukan dengan tekhnologi yang lebih baik tetapi tentu ya tidak semua tekhnologi bisa beradaptasi dengan cepat juga,” ujarnya. (SB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *