Banner

Andi Sudirman Sulaiman Lantik 13 Eselon II

 Andi Sudirman Sulaiman Lantik 13 Eselon II
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan perombakan pejabat eselon II ruang lingkup Pemprov Sulsel.

Beberapa pejabat berganti, seperti Penjabat Sekprov Sulsel Andi Aslam Patonangi yang digntikan oleh Darmawan Bintang sebagai Penjabat Sekprov Sulsel.

Selain itu, wawan sapaannya juga dilantik sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel.

Pelantikan digelar di Gedung Pattingaloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (8/5). Sekitar 13 orang yang dilantik pada kesempatan tersebut.

Diantaranya, Marwan menjabat sebagai Kepala Inspektorat. Sebelumnya, dia adalah Kepala Biro Hukum Pemprov Sulsel.

Kemudian, Astina Abbas dilantik jadi Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi. OPD ini sebelumnya terpisah dari Dinas PU dan Tata Ruang.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perdagangan Andi Arwin Azis dilantik jadi Kepala Satpol PP. Jabatannya dialihkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang dipimpin Ahmadi Akil.

Andi Bakti Haruni dilantik jadi Kepala Dinas Perkimtan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan.

Lalu, Sukarniaty Kondolele yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Dukcapil, dilantik jadi Kepala BKD Sulsel. Posisinya diganti oleh Iqbal Suhaeb.

Kepala Dinas Infokom yang sebelumnya lowong kini dijabat oleh Winarno dan Kepala Biro Umum Andi Eka dilantik jadi Kepala Dinas ESDM.

Untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan kini diduduki oleh Iqbal Najamuddin. Iqbal sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.

Untuk saat ini masih ada beberapa OPD yang kosong. Diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Biro Umum, Biro Hukum, Biro Kesejahteraan Rakyat, Biro Perekonomian, dan Biro Organisasi.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pelkasanaan pelantikan yang terbilang cukup lama itu karena sangat memperhatikan tahapan-tahapan yang mesti dilalui.

“Kita terakhir dapat persetujuan untuk Capil dan Inspektorat bisa dilaksanakan itu pekan kemarin, tapi baru kita bisa laksanakan hari ini. Kita memang agak lama karena ada proses persetujuan kementrian dalam negeri terkait masalah capil dan inspektur yah. Kemudian memang ada proses tahapan-tahapan,” tukasnya, Senin ( 8/5/2023).

Sekaitan dengan Beberapa OPD yang berubah Andi Sudirman menuturkan itu dilakukan perubahan berdasarkan kebutuhan dan porsi kerja yang ideal.

“Dinas yang terpecah ada PU sekarang jadi PSDA, dan pertanahan, supaya bebannya tidak terlalu berat. Kedua memang konsentrasi jalan dan jembatan itu agak berbeda jauh dengan PSDA sebenarnya kalau kita mau pikir, ada yang bagian air dan ada yang bagian jalan dan jembatan kan,” paparnya.

“Tiga itu agak berat, kalau Disperindag memang gabung, normalnya memang kita gabung karena satu bagian perindustrian dan satu bagian perdagangannya kan,” imbuhnya.

Ia berharap dengan pejabat yang baru saja dilantik tersebut dapat mengoptimalkan tugas.

“Harapan saya di proses perampingan ini saya tentu tidak berpikir tentang ada tambahan jabatan, justru ini ada yang hilang tapi tidak ada masalah demi proses perampingan sistem organisasi yang lebih baik untuk lebih efektif bekerja supaya koordinasi juga lebih bagus,” pungkasnya.

Sementara itu Kabid Mutasi BKD Sulsel Erwin Sodding mengatakan sekaitan dengan jabatan lowong itu di karenakan beberapa kepala dari jabatan tersebut baru saja purna bakti.

“Seperti Kepala Dinas PTSP kan baru pensiun kemarin dan yang di lantik hari ini kan berdasarkan hasil job fit,” ucapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, untuk pengisian dari enam jabatan lowong itu bakal segera akan dilakukan juga melalui Seleksi terbuka dan akan menyusul lelang dirut RSUD Labuang Baji secara keseleruhan ada 7 jabatan akan dilelang.

“Satu jabatan itu akan ikut dilelang, direktur Rumah Sakit Labuang Baji, karena dia pensiun per 1Juli,” sebutnya. (SB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *