Banner

125 Sanggar Seni dan 38 UMKM, Ramaikan Festival Bulan Budaya Makassar

 125 Sanggar Seni dan 38 UMKM, Ramaikan Festival Bulan Budaya Makassar
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Festival Bulan Budaya yang digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kebudayaan tidak hanya menjadi panggung pertunjukan seni tradisional, tetapi juga membuka ruang bagi seniman lokal untuk menampilkan karya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, 31 Oktober hingga 1 November 2026, festival yang dipusatkan di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) tersebut melibatkan ratusan pelaku seni dan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Dinas Kebudayaan Makassar, Andi Patiware, mengatakan penyelenggaraan Festival Bulan Budaya merupakan agenda rutin tahunan untuk memperingati Hari Kebudayaan Nasional setiap 17 Oktober yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kota Makassar.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah menghadirkan ruang ekspresi yang lebih luas bagi para pelaku seni dan budaya di Makassar.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan festival juga datang dari kalangan seniman dan budayawan, salah satunya Dian Ekawati. Festival tersebut dinilai memberikan kesempatan bagi pelaku seni untuk tampil sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat.

“Mereka apresiasi karena sudah diberikan ruang berekspresi yang begitu besar dan luas. Sehingga kegiatan kemarin mempunyai dampak langsung kepada para pelaku seni budaya,” ujar Patiware saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan data pelaksanaan, festival tahun ini melibatkan sekitar 400 pelajar dalam perlombaan tari tingkat SD dan SMP. Masing-masing kategori diikuti 200 peserta.

Selain itu, sejumlah pertunjukan tradisional turut ditampilkan, di antaranya okkio bunting yang melibatkan 10 peserta dan akkorong tigi dengan 17 orang.

Keterlibatan komunitas seni juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Tercatat 125 pelaku sanggar seni terlibat pada hari pertama dan 78 orang pada hari kedua.

Panggung festival turut menghadirkan pertunjukan musik dengan melibatkan 10 personel pada hari pertama dan 16 personel pada hari kedua.

Tidak hanya sektor seni, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan melakukan aktivitas perdagangan. Sebanyak 38 UMKM dilibatkan dengan fasilitas stan selama dua hari penyelenggaraan.

Antusiasme masyarakat turut terlihat dari jumlah kunjungan yang mencapai ribuan orang selama festival berlangsung.

Kehadiran pengunjung tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

Patiware mengatakan, Dinas Kebudayaan akan terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Festival Bulan Budaya agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

“Ke depannya, pastinya sesuai dengan arahan pimpinan, bagaimana Festival Bulan Budaya ini bisa mempunyai dampak positif ke masyarakat luas, khususnya bagi para pelaku seni budaya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Makassar berharap pelestarian budaya tidak hanya berlangsung melalui pertunjukan dan perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem seni, pariwisata, serta ekonomi kreatif masyarakat. (*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *