WHO Nyatakan Status Pandemi Covid 19 Berakhir, Sulsel Tunggu Keputusan Pusat

MAKASSAR, RAZFM – Setelah 3 tahun menyerang dunia, secara mengejutkan World Health Organization (WHO) mencabut status darurat Covid-19. Keputusan itu keluar usai pertemuan Komite Darurat WHO pada Kamis 04 Mei 2023 lalu.
Namun faktanya, kondisi di Indonesia sendiri Covid 19 belum sepenuhnya menghilang bahkan cenderung meningkat.
Hal itu dilihat dari laman Covid19.go.id menunjukkan kasus mencapai 6.791.121 per hari ini Selasa 9 Mei dengan kasus aktif 19.142.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengatakan walaupun status pandemi dinyatakan berakhir oleh WHO namun masyarakat harus tetap waspada dengan adanya virus baru lainnya.
“Kalau di lihat secara global WHO mencabut (status pandemi) artinya sebuah hal yang sifatnya di teliti bahwa memang kondisi sekarang pandemi itu sudah berakhir, tetapi masuk kedalam zona endemi seperti penyakit lainnya, yang kemudian bisa datang,” kata Andi Sudirman beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan bila nantinya ditemukan virus baru, maka pemerintah sudah memiliki prosedur kesehatan yang berkaca pada pandemi sebelumnya.
“Kemudian kita bisa recovery ada prosedurnya yang akan kita lakukan, kalo ada yang sakit kan sudah ada obatnya, dan beriktiar dan berusaha yah,” tukasnya.
Andi Sudirman mengungkapakan penerapan protokol kesehatan merujuk pada kebijakan pusat terkait daerah yang kasusnya masih tinggi.
“Kita mengikuti kebijakan pusat, tentu ada kebijakan pusat dimana area (masih tetapkan prokes) namun kita lihat perlahan sudah mulai tidak pake prokes di Sulsel, masker sudah tidak pakai, artinya sudah ada pelonggaran prokeslah,” tukasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rosmini Pandin menjelaskan fasilitas kesehatan tetap menyediakan layanan Covid 19 saat ini.
“Kita tetap tangani. Semua pasien Covid-19 kita tangani, vaksinasi juga terus berjalan tidak ada perubahan. Vaksin masih tersedia,” imbuhnya.
Dirinya menerangkan pemerintah provinsi masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
“Kita menunggu bapak Presiden Jokowi mengumumkan (pencabutan status pandemi Covid-19) untuk Indonesia,” Ujar Rosmini.
Rosmini menyampaikan masyarakat tetap waspada karena Covid 19 di Indonesia sendiri belum sepenuhnya hilang.
“Kita bersama-sama menjadi tim (pencegahan). Karena Presiden belum mengumumkan untuk Indonesia, karena itu lebih baik waspada, jaga kesehatan kemudian kalau ada keluhan segera periksa,” kata Rosmini.(SB)



