Banner

Usman Sofyan Tancap Gas! BAZNAS Makassar Bidik Lompatan Penghimpunan Zakat

 Usman Sofyan Tancap Gas! BAZNAS Makassar Bidik Lompatan Penghimpunan Zakat
Banner
Banner

MAKASSAR — Ketua BAZNAS Kota Makassar, Usman Sofyan, menargetkan peningkatan penghimpunan zakat sebesar 25 hingga 30 persen selama masa kepemimpinannya. Untuk mewujudkan target tersebut, pihaknya akan memperkuat basis data (big data) potensi zakat, mempercepat transformasi digital, hingga menghadirkan layanan pembayaran zakat drive-thru.

Hal itu disampaikan Usman Sofyan usai dilantik sebagai Komisioner sekaligus Ketua BAZNAS Kota Makassar pada pelantikan yang berlangsung di Baruga Anging Mamiri, Kota Makassar.

Menurut Usman, arahan Wali Kota Makassar agar BAZNAS memperkuat database menjadi langkah awal yang akan segera diwujudkan demi meningkatkan tata kelola zakat yang lebih akurat dan tepat sasaran.

“Yang pertama perlu kita lakukan adalah memahami betul potensi yang kita miliki. Karena itu kita membutuhkan big data, bukan hanya data mustahik atau penerima zakat, tetapi yang jauh lebih penting adalah data potensi muzakki, yaitu masyarakat yang memiliki kemampuan membayar zakat, termasuk potensi infak dan sedekah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, data yang akurat akan membantu BAZNAS meminimalkan kesalahan dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat, sekaligus memaksimalkan potensi penghimpunan dana umat di Kota Makassar.

Usman mengapresiasi capaian pengurus BAZNAS periode sebelumnya yang dinilai berhasil menghimpun zakat sekitar Rp10 miliar hingga Rp11 miliar setiap tahun dalam tiga tahun terakhir.

Menurutnya, kepengurusan baru berkomitmen meningkatkan capaian tersebut dengan memaksimalkan seluruh potensi zakat yang ada.

“Kami berlima sebagai komisioner memiliki visi yang sama untuk meningkatkan penghimpunan zakat sekitar 25 sampai 30 persen. Selama ini penyumbang terbesar masih berasal dari ASN Kota Makassar. Ke depan kami akan memperluas potensi dari kalangan pelaku usaha, pengusaha, dan tokoh masyarakat yang memiliki kemampuan berzakat,” katanya.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang ingin menunaikan zakat, namun belum memiliki akses atau saluran yang mudah. Karena itu, peningkatan kesadaran berzakat akan menjadi salah satu fokus utama BAZNAS Makassar.

Selain memperkuat database, BAZNAS juga akan mengembangkan sistem penghimpunan zakat berbasis digital agar masyarakat semakin mudah menunaikan kewajibannya.

Usman mengungkapkan, salah satu inovasi yang tengah disiapkan adalah layanan zakat drive-thru bekerja sama dengan pengelola pusat-pusat perbelanjaan di Kota Makassar.

“Kita harus adaptif terhadap transformasi digital. Membayar zakat tidak lagi hanya mengandalkan cara manual atau tatap muka. Salah satu terobosan yang sedang kami siapkan adalah layanan zakat drive-thru di pusat-pusat perbelanjaan. Harapannya, masyarakat dapat lebih mudah menunaikan zakat sebelum berbelanja,” jelasnya.

Menurut Usman, kemudahan akses pembayaran zakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat. Dengan berbagai inovasi tersebut, BAZNAS Makassar optimistis mampu mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan umat di Kota Makassar. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *