Banner

Kabag Kesra: Kepercayaan Publik Bergantung pada Transparansi Pengelolaan Zakat

 Kabag Kesra: Kepercayaan Publik Bergantung pada Transparansi Pengelolaan Zakat
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id- Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) Kota Makassar, Muhammad Syarif, menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan zakat serta peningkatan akuntabilitas menjadi pekerjaan rumah utama bagi komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar yang baru dilantik.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Syarif di sela-sela pelantikan Komisioner Anggota BAZNAS Kota Makassar yang berlangsung di Baruga Anging Mammiri, Balai Kota Makassar.

Syarif menjelaskan, proses seleksi pimpinan BAZNAS Kota Makassar telah berlangsung secara terbuka dan profesional. Panitia Seleksi (Pansel) BAZNAS Kota Makassar menjalankan tugasnya dengan mengajukan 10 nama calon kepada BAZNAS RI untuk menjalani seleksi akhir.

“Alhamdulillah, proses seleksinya berjalan dengan baik. Pansel Kota Makassar berkewajiban menyetor 10 nama yang mewakili berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, tokoh politik, hingga kalangan akademisi. Selanjutnya, yang menyeleksi langsung adalah BAZNAS Pusat,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan mengenai komisioner yang terpilih sepenuhnya menjadi kewenangan BAZNAS RI. Karena itu, peserta yang belum terpilih bukan berarti tidak memiliki kemampuan untuk mengabdi.

“Yang belum terpilih bukan berarti tidak lolos dalam arti tidak mampu. Mereka tetap memiliki kesempatan untuk mengabdi bagi Kota Makassar melalui berbagai bidang lainnya. Kami juga berharap mereka tetap memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Makassar maupun BAZNAS Kota Makassar,” katanya.

Ia menambahkan, Wali Kota Makassar dalam arahannya juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah agar masyarakat semakin mudah menyalurkan kewajibannya.

Selain itu, tata kelola yang akuntabel dan transparan harus menjadi prioritas sehingga setiap transaksi dapat dipertanggungjawabkan dengan baik kepada masyarakat.

“Ketika pengelolaan zakat dilakukan secara transparan dan akuntabel, kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat. Dengan begitu, partisipasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS juga akan semakin besar,” tutup Syarif

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *