Banner

Tingkatkan Nilai Ekspor, DKP Sulsel Siapkan Bantuan 50 Juta Bibit Ikan

 Tingkatkan Nilai Ekspor, DKP Sulsel Siapkan Bantuan 50 Juta Bibit Ikan
Banner
Banner
Tingkatkan Nilai Ekspor, DKP Sulsel Siapkan Bantuan 50 Juta Bibit Ikan

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan (DKP Sulsel) akan meningkatkan produksi perikanan dengan memanfaatkan danau dan rumpon (rumah ikan).

Kepala DKP Sulsel M. Ilyas mengatakan rencananya Pemprov Sulsel akan menyerahkan bantuan 50 juta bibit ikan kepada masyarakat secara gratis ditahun 2024.

“Yang dikerjakan tahap awal ini bagaimana mendorong perbaikan lingkungan, termasuk rumpon dan tambak, kemudian budidaya, sekarang ini kita lagi garap, tahun ini kami sudah sepakat dengan beliau, 50 juta bibit nanti ditahun 2024 dibagi secara gratis,” kata Ilyas usai menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Pengusaha Eksportir, di Hotel Claro Makassar, Selasa, 28/11/23.

Pembagian bibit itu untuk memaksimalkan budidaya ikan lewat pemanfaatan danau dan rumpon, serta upaya meningkatkan ekspor Sulsel di sektor perikanan.

“Yang harus dibangun itu kan dari hulu ke hilir, kita memikirkan produksi, karena kita tidak bisa ekspor, tidik bisa memenuhi kebutuhan lokal termasuk kebutuhan nasional kalau produksinya tidak jalan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan nantinya bibit ikan sejenis nila, vaname, udang windu, dan bandeng akan di sebar. Khusus bibit ikan nila akan disebar sbenayak 4 kali setahun.

“Semua danau-danau di isi semua, selama 3-4 kali setahun Bibit ikan nila,” sebutnya.

“Kemudian tammbak-tambak kita akan dorong untuk produksi, dengan programnya pusat ada tambak vaname, dan kita juga ada tambak udang windu. Jadi ada dua ikan nila untuk air tawar, dan tambak itu untuk udang dan bandeng,” paparnya.

Lebih lanjut Ilyas menuturkan perlu ada upaya budidaya secara inisiatif untuk bisa meningkatkan nilai ekonomi dan menjamin kebutuhan masyarakat.

“Tidak boleh kita hanya mengandalkan alam saja, harus kita buat sendiri,” pungkasnya.

Selain meningkatkan ekonomi, tujuan peningkatan produksi ikan juga untuk mengatasi masalah stunting, bagaimana pemerintah menyiapkan makanan yang bergizi bagi masyarakat.

“Ya untuk budidaya, produksi kita untuk jual keluar, dan konsumsi kita juga, ada untuk kemiskinan ekstrim, stunting, karena kita kekurangan itu, saya ditugaskan oleh gubernur bagaimana hulu jadi perhatian dan Hilirisasinya ekspor,” kuncinya. (Shahibum Firdaus)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *