Tahun 2023, Pemerintah Sulsel Target 350 Pelaku Usaha Mendapatkan HAKI

MAKASSAR, RAZFM – Dinas Koperasi dan UMKM Suawesi Selatan (Sulsel) menargetkan 350 pelaku usaha yang memiliki produk untuk mendapatkan Hak kekayaan Intelektual (HAKI) Tahun 2023 ini.
Diketahui, HAKI atau Hak atas Kekayaan Intelektual adalah hak eksklusif yang diberikan suatu hukum dan peraturan kepada seseorang dan sekelompok orang atas karya ciptanya, menghasilkan suatu produk, jasa, yang berguna untuk masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo menyampaikan, tahun 2023 akan ada, pemberian sertifikasi halal bagi 1000 produk dan 150 unit PRT industri rumah tangga.
“Sertifikasi halal tahun 2022 kemarin itukan data Yang kami terima itu seribu produk, target kami ditahun 2023 ini juga tetap seribu produk. Yang kedua HAKI atau Hak kekayaan intelektual ini sebanyak 350 target kami di 2023, terus ada lagi PRT industri rumah tangga itu 150 dan kita targetkan untuk tahun 2023 itu yang akan kami lakukan,” ujar Fakhsirie di ruang press room kantor Gubernur pada Selasa (7/2/2023).
Ia menjelaskan, saat ini UMKM yang terdata sekitar 1,5 juta akan tetapi belum semuanya terdaftar, masih banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki sertifikat atau lembaga perusahaan. Peran Penting pemerintah dapat memberikan pembinaan,” ujarnya.
“kedua masih banyak yang tidak memiliki Nomor induk berusaha (NIB) perusahaan inilah yang harus betul-betul kita usahakan dulu,” imbuhnya.
Data UMKM yang cukup besar, produksi UMKM ditunjang dengan beberapa aset milik Dinas Koperasi Sulsel seperti Rumah kemasan yang dapat berkolaborasi bersama para pelaku UMKM dalam hal mengemas produk.
Hanya saja, sambung Ashari Fakhsirie Radja Milo hal itu belum diketahui luas oleh para pelaku UMKM, hal ini telah memberikan kontribusi terhadap beberapa pelaku UMKM yang telah mengemas produknya pada Rumah Kemasan.
“rumah kemasan ini sangat luar biasa sekali tetapi kemungkinan besar banyak yang belum mengetahui tapi telah banyak memberi kontribusi kepada para pelaku UMKM kita.
“ini kan sesuatu yang apabila dikelola dengan baik pasti aka mendatangkan PAD kita sesuatu hal yang bisa meningkatkan kualitas barang UMKM kita, membuat packaging yang menarik bagi UMKM,” pungkasnya. (SB)



