Banner

SPMB Athirah 2027/2028 Dibuka, Target Penerimaan Naik Bidik 1,188 Siswa

 SPMB Athirah 2027/2028 Dibuka, Target Penerimaan Naik Bidik 1,188 Siswa
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Sekolah Islam Athirah resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 dengan target penerimaan sebanyak 1.188 siswa. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan target tahun sebelumnya yang mencapai 1.111 siswa.

Peluncuran SPMB tersebut ditandai dengan konferensi pers yang berlangsung di Ruang Auditorium Sekolah Islam Athirah, Jalan Kajaolalido Nomor 22, Makassar, Jumat (9/10/2026).

Penerimaan murid baru tahun ini mencakup sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) yang tersebar di beberapa unit Sekolah Islam Athirah.

Kepala Departemen Humas Sekolah Islam Athirah, Ibnu Hajar, menjelaskan bahwa target penerimaan sebanyak 1.188 siswa tersebut merupakan akumulasi kuota dari empat unit pendidikan, yakni Kajaolalido, Bukit Baruga, Racing Center, dan Bone.

Di Unit Kajaolalido, Athirah menyediakan kuota 55 siswa untuk jenjang TK, 112 siswa untuk SD, 125 siswa untuk SMP, dan 150 siswa untuk SMA.

Sementara itu, Unit Bukit Baruga menyiapkan kuota sebanyak 50 siswa untuk TK, 100 siswa untuk SD, 125 siswa untuk SMP, serta 156 siswa untuk SMA.
Untuk Unit Racing Center, penerimaan murid baru dibuka pada jenjang TK dan SD, masing-masing dengan kuota 40 siswa dan 75 siswa.

Adapun Unit Bone menyediakan kuota 75 siswa untuk SD, 60 siswa untuk SMP, dan 65 siswa untuk SMA.

Dengan sebaran kuota tersebut, penerimaan murid baru Sekolah Islam Athirah mencakup berbagai jenjang pendidikan sesuai dengan unit masing-masing.

423 Pendaftar Pertama Mendapat Potongan Uang Pangkal
Dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028, Sekolah Islam Athirah juga menghadirkan program Early Bird berupa potongan uang pangkal bagi calon murid yang mendaftar lebih awal.

Program tersebut secara khusus diberikan kepada 423 pendaftar pertama dan dijadwalkan berlangsung mulai 12 Oktober hingga 31 Desember 2026.

Selain program Early Bird, Athirah memberikan potongan biaya bagi siswa internal yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di sekolah tersebut.
Potongan biaya juga berlaku bagi calon murid yang merupakan anak alumni Sekolah Islam Athirah.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari penawaran penerimaan murid baru tahun ini, bersamaan dengan pembukaan kesempatan bagi calon siswa untuk mengikuti pendidikan di sejumlah unit dan jenjang yang tersedia.

Beasiswa Prestasi Akademik dan Nonakademik

Tidak hanya menyediakan program potongan uang pangkal, Sekolah Islam Athirah juga menyiapkan berbagai skema beasiswa bagi calon murid yang memiliki prestasi.

Beasiswa tersebut mencakup bidang akademik maupun nonakademik. Calon murid yang memiliki prestasi di tingkat olimpiade mendapatkan kesempatan untuk memperoleh beasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kesempatan serupa juga diberikan kepada calon murid yang merupakan hafiz Al-Qur’an 30 juz.

Mereka berkesempatan mendapatkan beasiswa penuh berupa pembebasan uang pangkal dan SPP setelah melalui proses tes yang ditetapkan pihak sekolah.

Program beasiswa tersebut melengkapi skema penerimaan murid baru Athirah untuk tahun ajaran mendatang, selain potongan biaya yang diberikan melalui program Early Bird, siswa internal, dan anak alumni.

Konsisten Menjalankan Pendidikan Inklusi
Di sisi lain, Sekolah Islam Athirah tetap mempertahankan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan inklusi.

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamsril, menegaskan bahwa pendidikan inklusi telah menjadi bagian dari pelaksanaan pendidikan di Athirah selama lebih dari satu dekade.

Setiap tahunnya, sekolah tersebut melayani sekitar 60 hingga 70 anak berkebutuhan khusus (ABK) dari berbagai tingkatan pendidikan.

Sebelum mengikuti proses pendidikan, calon murid berkebutuhan khusus menjalani tahap asesmen awal. Tahapan ini menjadi bagian dari proses penerimaan yang diterapkan sekolah bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Komitmen tersebut menegaskan bahwa pendidikan inklusi tetap menjadi salah satu bagian dari layanan pendidikan yang dijalankan Sekolah Islam Athirah di tengah pelaksanaan penerimaan murid baru untuk tahun ajaran mendatang.

Athirah sebagai Rumah Peradaban
Sementara itu, Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Aman Uppi, menyampaikan bahwa Athirah tidak hanya diposisikan sebagai tempat untuk memperoleh pendidikan, tetapi juga sebagai rumah peradaban.

Menurutnya, sekolah memiliki peran dalam melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, memiliki karakter Islami, serta siap menjadi pemimpin masa depan.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Sekolah Islam Athirah memadukan Kurikulum Nasional dengan penguatan nilai-nilai agama dalam proses pendidikan.

Perpaduan tersebut menjadi bagian dari pendekatan pendidikan yang diterapkan Athirah dalam membentuk karakter peserta didik, selain memberikan pembelajaran sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing.

Melalui peluncuran SPMB Tahun Ajaran 2027/2028, Sekolah Islam Athirah membuka kesempatan bagi calon murid untuk bergabung di berbagai unit pendidikan yang tersedia, dengan pilihan program potongan biaya, beasiswa prestasi, serta layanan pendidikan inklusi. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *