SPAK Indonesia Mengajak Kepala Sekolah Dan Guru Selangkah Lebih Maju, Dalam Membangun Ekosistem Sekolah Antikorupsi

MAKASSAR, RAZFM – Dalam membangun karakter anti Korupsi sejak dini kepada peserta didik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bekerjasama dengan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Indonesia, dengan melakukan peluncuran program “Sekolah Jujur, Sekolah Saya” di Hotel Claro Makassar, Selasa, 15/11/22.
2020, SPAK Indonesia telah bekerjasama dan ikut dalam Program Organisasi Penggerak
(POP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Rima Amelia selaku penanggung jawab SPAK Indonesia mengatakan, total ada 10 sekolah di Jakarta dan Makassar sebagai sekolah sasaran dalam pelaksanaan POP.
Untuk Wilayah Makassar program “Sekolah Jujur, Sekolah Saya” telah diterapkan di SD Inpres Unggulan BTN Pemda, SD Inpres Unggulan Toddopuli, SDN Barabaraya 01, SDN Maricaya 02 , dan SDN Bawakaraeng 01.
“Dipilihnya Jakarta dan Makassar karena adanya modalitas yang dimiliki SPAK Indonesia berupa para agen yang memiliki kemampuan melakukan advokasi serta fasilitasi untuk dapat membangun kolaborasi dengan para Kepala Sekolah dan guru di sekolah sasaran,” ujar Rima saat ditemui usai kegiatan.
Di periode pertama POP 2020-2021, SPAK Indonesia melatih Kepala Sekolah dan dua guru dari tiap sekolah untuk memberikan pengetahuan tentang apa itu korupsi dan perilaku koruptif, nilai-nilai antikorpsi dan kemampuan memfasilitasi penggunaan permainan sebagai alat bantu pendidikan.
“Sebelum sampai ke siswa para Kepala Sekolah dan Guru diberikan pelatihan tentang nilai-nilai anti Korupsi kemudian pengetahuan yang telah mereka dapatkan itu disampaikan kembali kepada keluarga, rekan-rekan di sekolah serta yang terpenting pada para siswa dengan menggunakan permainan,” tuturnya.
Dalam periode kedua POP 2022, SPAK Indonesia mengajak para Kepala Sekolah dan Guru tersebut untuk selangkah lebih maju lagi, yaitu membangun ekosistem sekolah antikorupsi.
Beranjak dari itulah SPAK Indonesia menawarkan program “Sekolah Jujur, Sekolah Saya” dalam membentuk ekosistem antikorupsi di sekolah.
“Dalam program ini, tiap sekolah diminta untuk mewujudkan suatu inisiatif kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai antikorupsi, di antaranya transparansi anggaran sekolah, kantin jujur, kotak temuan barang hilang, kode etik sekolah dengan memasukkan nilai-nilai antikorupsi dan sebagainya,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Muhyiddin Mustakim, menjelaskan program yang menyasar lima sekolah ini nantinya akan diterapkan keseluruh sekolah di Makassar.
“Kehadiran Sekolah Jujur Sekolah Saya, merupakan kerja sama antara pemerintah kota dengan SPAK kami sudah melakukan di lima SD dan ini akan berlanjut lima program di sekolah tersebut tapi kami Disdik kota Makassar akan menyasar di seluruh sekolah mungkin target kita lima tapi ini menjadi program priolitas untuk semua sekolah,” terang
Muhyiddin menuturkan melalui POP ini sangat membantu pembentukan karakter kejujuran para peserta didik, melalui berbagai inovasi metode pembelajaran yang diterapkan pihak sekolah.
“ini yang sangat penting semua sekolah kita wajibkan Insya Allah kami akan menindak lanjuti surat edaran ke seluruh sekolah tentunya berdasarkan MOU SPAK dengan Pemkot Makassar untuk menjadikan semua sekolah wajib yang dibawah kewenangan Pemkot Makassar itu semua harus melakukan program kegiatan dan salah satu tadi setiap sekolah ini harus lahir inovasi tentang bagaimana membuat model pembelajaran di program Sekolah Jujur Sekolah Saya,” tutupnya.
Diketahui Program ini telah berjalan sejak April 2022 lalu. SPAK Indonesia memberikan apresiasi pada para Kepala Sekolah dan Guru yang telah memulai membangun ekosistem antikorupsi di sekolahnya melalui beberapa inisiatif kegiatan. (SB)



