Sejarah Pengukuhan APRI Gunakan Ruangan Rapim Kantor Bupati Jeneponto
Jeneponto, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Moment pertama kalinya Ruang Rapat Pimpinan di Kantor Bupati Jeneponto dijadikan lokasi pengukuhan dan pelantikan organisasi profesi yaitu Assosiasi Penghulu Republuk Indoneaia (APRI) sejak pemerintahan Bupati Paris Yasir sejak dilantik.
Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel Ali Yafid menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Jeneponto yang telah menyiapkan waktu dan tempat khusus untuk pengukuhan APRI.
“Atas penghargaan ini, Tidak ada lagi alasan Kemenag tidak mendukung program Bupati Jeneponto,” ucap Kakanwil.
Usai Pengukuhan APRI oleh Kakankemenag Jeneponto Solihin, Ketua APRI beserta jajarannya, Ali Yafid menegaskan kepada seluruh warga Kemenag Jeneponto khususnya para penghulu agar mendukung dan melaksanakan Asta Cita Presiden RI, Asta Protas Menag RI, Asta Aksi Kemenag Sulsel, dan tentunya program Pemerintah Kabupaten Jeneponto, demi kemaslahatan umat.
Dalam Arahannya, Ali Yafid juga berharap Paris Yasir bisa membantu kemenag khususnya memastikan status lahan yang ditempati Kantor KUA agar kami di Kanwil bisa bantu alokasikan anggaran khusus untuk pembenahan sarana dan prasarananya.
Ali Yafid juga meminta dukungan Pemda Jeneponto pada program percepatan Sertifikasi rumah ibadah kerjasama Kanwil Kemenag, Kejaksaan Tinggi dan Kanwil BPN.
Dengan harapan adanya kepastian hukum atas status kepemilikan tanah dan bangunan Rumah Ibadah di selyruh wilayah Sulsel, termasuk Jeneponto, kita ingin jadikan rumah ibadah sebagai surga bagi umat dimana umar bisa melaksanakan ibadah dengan tenang yang bebas dari masalah dan persengketaan.
Sementara itu, Paris Yasir dalam sambutannya secara khusis meminta Kemenag dan APRI dukung program Pemda Jeneponto. Utamanya yang terkait dengan penurunan angka Stunting dan Pernikahan anak usia dini serta angka kematian bayi, ibu dan anak.
“Saya tidak menginginkan masyarakat dan generasi muda Jeneponto tidak memiliki masa depan akibat ketiga masalah tersebut, dan saya percaya, Kemenag punya posisi strategis dalam membantu menyelesaikan masalah sosial tersebut,” Ujar Paris Yasir.
Mantan Wakil Bupati Jeneponto ini juga minta Kemenag dalam hal ini KUA dan Penghulu agar memperketat Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin sebelum dinikahkan, agar tidak ada lagi masalah sosial yang terjadi pasca pernikahan.
Lebih jauh, Paris Yasir menegaskan sangat mendukung dan mensupport program Kakanwil, utamanya terkait pensertifikatan rumah ibadah, Lembaga Pendidikan termasuk keagamaan, karena meskipun hal ini tampak sederhana, tapi bila tidak diselesaikan dan diberikan kepastian, potensi lahirnya konflik sosial sangat rentan, dan bila ini terjadi sangat mempengaruhi akselerasi pembangunan di daerah kami, tambahnya.
Paris Yasir Kemenag utamanya Penghulu dan penyuluh agama yakni updating data pernikahan serta data kematian, karena hal ini sangat membantu kami untuk singkronisasi data di kependudukan dan catatan sipil, utamanya kesesuaian anggaran yang sudah kami rancang dan tetapkan, tegasnya. (*)



