Rakernis Nasional APEKSI 2022, di Hadiri 64 Kota se-Indonesia

MAKASSAR, RAZFM – 64 kota se-Indonesia menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2022, di Four Point by Sheraton, Senin (7/11/2022).
Dihadiri wali kota, wakil wali kota, dan sekretaris daerah (sekda), kegiatan ini mengangkat tema ‘Otonomi Fiskal, Investasi dan Kemandirian Kota’.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kota yang hadir mengikuti kegiatan Rakernis Nasional APEKSI 2022.
“Mewakili Pemerintah Kota Makassar izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada wali kota, wakil wali kota, dan sekda yang sempat hadir di kegiatan ini,” kata Danny Pomanto.
Diketahui Rakernis Nasional APEKSI 2022 berlangsung 7-9 November 2022. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang SDM Aparatur Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara (Menpan-RB) Alex Denni, dan Ketua Umum APEKSI Bima Arya.
“Hari ini adalah pembukaan rapat kerja tehnis apeksi adalah Asosiasi Pemerintah Kota Indonesia yang di pimpin oleh bapak Wali Kota Bogor dan kita kehadiran bapak Gubernur.
Kota Makassar siap luar biasa sekali dan saya kira hari ini agak spesial karena bersamaan dengan rekernis juga kita paralelkan dengan Makassar Investment forum di hadiri 6 dilegasi negara, diantara yang hadir ada invest development bank, termasuk ada Suditomo, gluktugus group dan beberapa b perusahaan-perusahaan dunia hadir di sini sehingga mudah-mudahan ini bisa jadi sharing dan saling memberi manfaat di momen ini termasuk saya mengundang untuk ulang tahun kota,, “ungkap Danny.
Sementara itu Bima Arya selaku Wali Kota Bogor mengatakan, ada beberapa point penting yang akan dibahas pada pertemuan ini.
“Tiga tahun ini masa transisi 2022, 2023, dan 2024 untuk menuju Indonesia emas, 2024 seimbang kita punya banyak modal tetapi kalau kita tidak cermati masa transisi ini maka Terget tidak akan tercapai, langkah yang perlu diantisipasi, pertama kita harus antisipasi resesi tahun depan kota-kota harus siap untuk menghadapi resesi, yang kedua kita harus cermati kebijakan pemerintah pusat agar betul-betul sesuai target undang-undang cipta kerja, sistem OSS, rencana penghapusan honorer, penggunaan-penggunaan dalam negeri banyak sekali yang harus kita cermati dan kritisi, “tuturnya.
Lanjut dia, pertemuan di Makassar ini untuk perbaikan bersama, karena di sini juga ada forum sekda, kita harus pastikan keberlanjutan pembangunan sesuai dengan target, jadi para sekda ini menguasai teknis dan para sekda ini menjadi jembatan antara para pejabat dengan visi yang harus di lanjutkan oleh pemerintah sebelumnya dan terimakasih kepada pak Gubernur yang hadir memberikan dukungan, kita sangat apresiasi karena tidak mungkinlah kepala daerah ini Wali kota bisa jalan tanpa dukungan dari otoritas di atasnya, jadi pak gubernur ini mencontohkan bagaimana menitik beratkan Provinsi harus berkolaborasi dengan para Wali kota, ‘tutupnya.
Gubernur Sulawesi selatan Andi Sudirman Sulaiman yang turut hadir pada Rakernis menyampaikan, pertemuan Ini sangat penting dan saya ucapkan terimakasih banyak pak Ketum, pak Wali kota pak Bima Arya dan juga pak Dani pamanto selaku Wali kota Makassar, kota ini menjadi salah satu wilayah yang memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi tentang padatnya penduduknya kemudian menjadi barometer di semua wilayah-wilayah di Indonesia.
“Kemudian terakhir saya ikut senang sekali karena kegiatan ini pelaksanaannya di Makassar dan terimakasih banyak pak Wali Kota yang sudah menjadi tuan rumah pelaksanaan ini, membawa dampak untuk mengajak temen-temen Wali kota lain melihat -lihat potensi Sulawesi selatan, “tutupnya.



