Banner

Pasca Aksi Anarkis, Masjid Al Markaz Gelar Doa dan Dzikir Bersama untuk Keselamatan Bangsa

 Pasca Aksi Anarkis, Masjid Al Markaz Gelar Doa dan Dzikir Bersama untuk Keselamatan Bangsa
Banner
Banner

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID  – Menyusul insiden demonstrasi anarkis yang terjadi di Kota Makassar pada Jumat (29/8), Yayasan Islami Center Masjid Al Markaz Al Islami menggelar kegiatan doa dan dzikir bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa, khususnya keselamatan warga Sulawesi Selatan.

 

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Markaz itu dihadiri ratusan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat. Doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Imam Besar Masjid Al Markaz, Prof. KH. Muammar Bakry, yang juga merupakan Rektor UIM Al Gazali.

 

“Di tengah kondisi bangsa yang sedang diuji, kita sebagai umat beriman harus memohon pertolongan Allah SWT. Masjid adalah tempat yang paling suci dan tepat untuk menyampaikan harapan dan doa kita untuk negeri ini,” ungkap Prof. Muammar dalam sambutannya.

 

Ia juga menegaskan bahwa mencintai tanah air adalah bagian dari keimanan, sebagaimana disampaikan dalam salah satu hadis Nabi Muhammad SAW: “Hubbul wathan minal iman.”

 

“Semoga kehadiran kita hari ini menjadi catatan amal baik. Bahwa kita adalah umat yang peduli pada agama, bangsa, rakyat, dan pemimpin kita,” tambahnya.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kolonel Rahman Taleho, Pamen Ahli Pangdam XIV/Hasanuddin bidang Sosial Budaya.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Masjid Al Markaz dalam menyelenggarakan kegiatan spiritual pasca kerusuhan.

 

“Kami juga tadi siang di Makodam telah menggelar doa bersama. Ini bukti bahwa kita semua prihatin. Kita tidak ingin peristiwa seperti kemarin terjadi lagi,” ujar Kolonel Rahman.

 

Ia menyayangkan adanya korban jiwa dan kerugian material akibat aksi anarkis tersebut. Menurutnya, peristiwa itu seharusnya tidak perlu terjadi dan bisa dicegah melalui komunikasi dan solidaritas antarwarga.

 

“Kalau kita ingin bangsa ini hebat, ingin maju, maka kita harus satu. Kuncinya cuma satu: kita harus bersatu,” tegasnya.

 

Kegiatan ditutup dengan lantunan dzikir dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa Indonesia, khususnya Kota Makassar, agar tetap aman, damai, dan terhindar dari perpecahan.

 

Dengan suasana yang khidmat dan penuh haru, kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan penguatan nilai-nilai persatuan serta kecintaan terhadap tanah air.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *