OCTOBIZ, Platform Digital untuk Permudah Transaksi dan Kelola Bisnis
Jakarta-Radioalmarkaz.co.id-PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat transformasi digitalnya dengan meluncurkan OCTOBIZ, platform digital banking terintegrasi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha.
Kehadiran OCTOBIZ menjadi jawaban atas semakin kompleksnya kebutuhan transaksi bisnis, baik di dalam negeri maupun internasional. Platform ini memungkinkan nasabah mengelola keuangan secara lebih praktis, aman, dan efisien dalam satu sistem terpadu.
Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rusly Johannes menjelaskan, OCTOBIZ merupakan pengembangan dari layanan sebelumnya, BizChannel@CIMB, yang kini hadir dengan fitur lebih lengkap dan tampilan yang lebih ramah pengguna.
“Melalui OCTOBIZ, kami ingin menghadirkan solusi perbankan yang mampu mendukung pelaku usaha mengelola bisnisnya secara lebih cerdas, efisien, dan produktif,” ujarnya dalam peluncuran resmi di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Platform ini menawarkan berbagai fitur unggulan, mulai dari pengelolaan arus kas secara real-time, transaksi lintas mata uang tanpa konversi ganda, pembayaran payroll dalam jumlah besar, hingga pembayaran pajak dan tagihan rutin.
Selain itu, OCTOBIZ juga memungkinkan nasabah mengelola likuiditas melalui penempatan deposito secara online, serta mendukung pembiayaan rantai pasok dalam satu dashboard terintegrasi.
Dari sisi keamanan, CIMB Niaga membekali OCTOBIZ dengan sistem berlapis, seperti enkripsi data, autentikasi pengguna, hingga pemantauan transaksi secara real-time.
Akses juga semakin mudah melalui website maupun aplikasi mobile dengan fitur login biometrik.
Sejak diperkenalkan secara terbatas pada Februari 2026, platform ini telah digunakan oleh lebih dari 20 ribu perusahaan. Hal ini menunjukkan tingginya minat pelaku usaha terhadap solusi digital yang mampu meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, OCTOBIZ diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. (*)



