Banner

Momentum Puncak Hari Anak, Suarakan Pemenuhan Hak Anak

 Momentum Puncak Hari Anak, Suarakan Pemenuhan Hak Anak
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuaan dan Pelindungan Anak (DP3A) menggelar puncak peringatan Hari Anak di Hotel Maxone Makassar, Selasa, 15/08/23.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai bentuk penghormatan perlindungan dan anak pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa yang mendorong pemerintah daerah, dunia usaha, maupun lembaga masyarakat dan media massa menjadi leading sektor untuk melakukan kerja-kerja aktif yang berimplikasi terhadap tumbuh kembang anak sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Hadir dalam kegiatan ini Menteri Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak yang di wakili oleh Deputi pemenuhan hak anak Rini Handayani, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal Totok Imam Santoso, Plh. Sekda Sulsel Andi Darmawan Bintang.

Turut hadir Perwakilan Bupati/Wali Kota, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda Sulsel, Ketua Darma Wanita Sulsel, Kepala Perangkat Daerah Sulsel, Direktur Bank Sulselbar, Pimpinan Wilayah 4 kantor Pegadaian, dan seluruh kepala DP3A Sulsel.

Momentum puncak kegiatan hari anak ini Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pemenuhan hak anak salah satunya pendidikan perlu diperhatikan. Peran pemerintah dengan membuat kebijakan yang bagus dan membuat konsep pendidikan yang menarik buat anak.

“Kegiatan ini kemudian kita sama-sama pembuat kebijakan bertemu dengan anak-anak, kemudian kita akan menyusun suatu konsep kedepan, harapan kita sebenarnya dengan merdeka belajar arahnya semakin baik, tapi tentu juga menjadi masalah kalau kita tidak membuat konsep yang tidak terstruktur,” pungkasnya.

“Terutama dalam segi pembelajaran tadi, kalau anak jenuh, guru jenuh, kemudian dengan sistem yang merepotkan anak yang bisa membuat stres, akhirnya orang tua nya juga semakin stres menghadapi anak, jadi bagaimana suasana (belajar) jadi nyaman enjoy tapi tetap tidak menghilangkan karakter,” lanjut Gubernur.

Dirinya menyebutkan banyak permasalahan anak yang belu tuntas, seperti kekerasan pada anak, perkawanian dini, stunting dan lainnya. Namun pemrintah terus berupaya bersama stakeholder terkait bagaimana mengatasi semua permsalhan tersebut.

“Kalau stunting kita sudah menemukan beberapa upaya termasuk pendekatan kesehatan, dan juga edukasi paling penting dari semua itu adalah edukasi, makanya kita ingin terstruktur yang ringan-ringan saja tapi dampaknya bisa meluas untuk sistem pendidikan kita,” imbuhnya.

Kepala Dinas DP3A Sulsel Andi Mirna menjelaskan dalam pemenuhan hak Gubenur Sulsel sangat konsen, di sektor pendidikan.

“Luar biasa kegiatan kita ini, karena ibu Deputi mewakili Menteri hadir secara langsung kemudian pak Gubernur sangat mengapresiasi dengan kegiatan hari anak ini dan Alhamdulillah khusus untuk hak-hak anak di Sulawesi Selatan Gubernur sangat konsen khusunya terhadap pendidikan anak, pemenuhan hak kesehatannya, hak perlindungan anak itu semua sangat komitmen.

Andi Mirna mengatakan upaya pemenuhan hak anak telah dijalankan pemerintah Provinsi Sulsel lewat kebijakan-kebijakan salah satunya Perda Perlindungan anak.

“Ya kita banyak regulasi tentang perlindungan anak, kita sudah punya Perda Perlindungan anak, ada juga tentang Perda TPPO bagi anak maupun perempuan karena sekarangkan banyak sekali kejadian-kejadian yang di area daring ini korbannya adalah anak-anak dan perempuan,” tukasnya. (Shahibul Firdaus)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *