Mendagri Tito Karnavian Evaluasi Daerah di Sulsel Pasca Kerusuhan
MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan dan menggelar rapat bersama Gubernur serta para kepala daerah se-Sulsel di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis, 12/09/25.
Tidak sendiri Mendagri Tito kunjungan kerja di Sulsel bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, dalam rangka menyalurkan bantuan kepada keluarga korban yang wafat akibat peristiwa anarkis beberapa waktu lalu.
“Kehadiran saya ke Sulawesi Selatan, sebetulnya bersama dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar sirait beliau juga ada kegiatan lain yang nanti siang kita akan memberikan bantuan sesuai arahan dari bapak presiden kepada 4 saudara kita yang menjadi korban Wafat pada saat peristiwa yang anarkis beberapa waktu lalu,” ungkapnya kepada awak media.
Tito mengingatkan kepada pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah di Sulsel akan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya juga menyampaikan untuk mengahadapi belajar dari pengalaman kemarin aksi kekerasan yang ada, lebih kompak terutama pendekatan kepada tokoh-tokoh dan semua elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kalau sudah terjadi ya, kemarin untung cepat bisa diatas meskipun ada korban. Kalau ada peristiwa itu, harus dilakukan tiga hal. Yang pertama, rehabilitasi terutama membantu yang wafat dan yang masih luka, sakit, saya tahu banyak diberikan perhatian oleh pemerintah daerah. Pemerintah pusat juga bakal presiden menaruh perhatian,” sebutnya.
Untuk bangunan yang rusak berat seperti kantor DPRD Provinsi dan DPRD Kota Makassar, Tito menyampaikan bahwa proses perbaikan akan ditangani langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Kemudian, rekonstruksi ada yang terbakar, yang berat sedang ringan. Yang ringan mungkin oleh daerah, tapi kalau yang sedang kalau biayanya gak ada, di take over oleh Kementerian PU Yang berat, seperti kantor DPRD Provinsi maupun Kota Makassar,” pungkasnya.
Mendagri berharap seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa berjalan cepat dan tepat sasaran, agar aktivitas pemerintahan dan masyarakat bisa segera kembali normal.
“Saya sudah diskusi langsung dengan Menteri PU, itu akan dilaksanakan oleh PU. Timnya juga sudah datang ke sini. Kita harapkan semua rekonstruksi dapat dilakukan secepat mungkin,” tuturnya.



