LemINA bersama Pemkot Makassar Gelar Sosialisasi Edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi Dan Perkenalan Aplikasi Oky

MAKASSAR, RAZFM – Yayasan LemINA (Lembaga Mitra Ibu dan Anak) merupakan lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bertujuan menigkatkan kualitas ibu dan anak di lingkungan miskin, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
Salah satu program kerja LemINA adalah Sosialisasi Edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) yang dijalankan sejak tahun 2019 telah melaksanakan Program Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Pada tahun 2020 Program MKM dilaksanakan di 10 sekolah dasar di Kota Makassar dengan dukungan dari New Zealand Embassy. Tahun 2021-2022 Yayasan LemINA telah melaksanakan Program MKM di Kab. Gowa, Kab. Takalar dan saat ini juga dilaksanakan di Kab. Bone.
Pelaksanaan program MKM 2021 – 2022 merupakan program kerja sama Yayasan LemINA dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan UNICEF. Selain memberikan edukasi MKM, sekolah sasaran juga diberikan media komunikasi seperti buku komik dan cerita, stiker, poster, video dan pouch pembalut sebagai strategi komunikasi yang menarik dan mudah dipahami oleh anak.
Tahun ini, melalui program kerja sama Yayasan LemINA dan UNICEF bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar tersebut, juga dilaksanakan edukasi MKM dan perkenalan Aplikasi Oky di sekolah-sekolah di Kota Makassar.
“Tujuan dari edukasi pagi hari ini terkait dengan menajemen kebersihan menstruasi (MKM) yang diharapkan adalah siswa lebih teredukasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi utamanya untuk anak SMP, karena perlu mereka ketahui bahwa masa-masa menstruasi itu adalah normal terjadi dan tidak hanya untuk anak perempuan anak laki-laki pun sebenarnya perlu edukasi ini agar mereka lebih mengerti bahwa ada kebutuhan-kebutuhan perempuan yang bisa jadi kalau mereka tidak paham itu bisa berujung kepada perundungan atau Bulying,” ungkap Achi Soleman selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Selasa, 22/08/22.
Achi menjelaskan Dari Kolaborasi Pmerintah dan LemINA tersebut Sekolah pertama yang dipilih sebagai tempat digelarnya kegiatan sosialisasi edukasi MKM dan perkenalan Aplikasi Oky ialah UPT SPF SMPN 1 Makassar.
“kita taukan SMPN 1 ini lebih padat penduduk kita berharap edukasi ini tidak berhenti sampai disini tapi menjadi keberlanjutan untuk sosialisasi yang berikutnya,” terangnya.
Lanjut Achi, dikegiatan tersebut para siswa/siswi juga diperkenalkan aplikasi Oky dimana anak dapat mengetahui siklus haid mereka disetiap bulannya.
“Aplikasi oky adalah merupakan perhitungan masa haid pada anak, sehingga memungkinkan bagi anak mengetahui siklus haid dalam perbulannya, jadi mereka bisa mengantisipasi, oh saya kalau ditanggal sekian itu kemungkinan besar akan haid berarti antisipasi dari pembalut yang mereka bawa dari rumah itu lebih bagus lagi,” jelasnya.
Turut hdir juga Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, H. Aminuddin Tarawe. Dari UNICEF di hadiri oleh Head of Programme WASH UNICEF Indonesia, Mr. Kannan Nadar. Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Sulawesi dan Maluku, Henky Widjaja dan Program Officer WASH UNICEF Makassar, Wildan Setiabudi. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Forum Anak Makassar (FAM).



