Banner

KPU Sulsel Libatkan 11 Sekolah  di Konser Musik Pemilih Pemula

 KPU Sulsel Libatkan 11 Sekolah  di Konser Musik Pemilih Pemula
Banner
Banner
KPU Sulsel Libatkan 11 Sekolah  di Konser Musik Pemilih Pemula

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Pemilu 2024 sudah di depan mata. Persiapan untuk menyambut pesta demokrasi harus disediakan sedini mungkin agar tidak salah memilih keputusan dalam memberikan hak suara kepada pemimpin bangsa.

Salah satu upaya persiapan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, ialah menggalakan partisipasi politik bagi pemilih pemula dengan mengadakan kegiatan konser musik pemilih pemula, bagian dari pada proses sosialisasi untuk sekmentasi pendidikan politik dan pendidikan demokrasi untuk pemilih pemula, “Minggu 17 Desember 2023 di Cafe Plazgozz Makassar.

Hasruddin Husain Komisioner yang membidangi Divisi Sosialisasi dan Pendidikan menegaskan

ada 11 sekolah yang kita undang, dengan target 200 orang itu bisa menjadi informasi utamanya untuk pemilih pemula.

“Harapan kita pemilih pemula memahami bagaimana menjadi pemilih yang cerdas utamanya di tahapan-tahapan pemilu kedepan, tahapan yang berjalan ini tahapan kampanye, kita berharap dari tahapan kampanye ini biasanya selalu menjadi masalah besar terutama untuk pemilih pemula yang belum paham tentang tata cara yang memilih, ujar Uceng sapaan akrab Hasruddin .

Ada dua point yang menjadi perhatian KPU Sulsel terhadap pemilih pemula kata Uceng  yakni, pemilih pemula sangat rawan, mudah di pengaruhi dengan isu hoaks, dan politik uang. Yang lebih utama sebenarnya proses-prose pencerdasan ke mereka, melakukan tracking terhadap caleg-caleg, mengetahui jejak paslon itu yang menjadi poin bagi mereka

Kali ini, KPU menyasar siswa kelas 2 dan 3 SMA sederajat, yang ada di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Secara total, ada 11 sekolah yang terlibat, dengan masing-masing sekolah mengutus 10 sampai 15 peserta.

Kata dia, semua pendidikan politik bagi pemilih pemula dikemas dalam bentuk yang dekat dengan mereka, seperti konser musik dan olahraga.

Lebih lanjut mantan Ketua KPU Kota Parepare itu menilai, tantangan terberat bagi pemilih pemula adalah proses tahapan dan tata cara pemilihan. Termasuk memahami sejumlah tahapan selama proses demokrasi berlangsung.

”Tahapan sekarang kan masa kampanye, biasanya tahap ini menjadi masalah terbesar bagi pemilih pemula tentang tata cara memilih. Makanya kami sampaikan informasi lewat konser musik ini,” lanjutnya.

Harapannya, agenda ini bisa menyentuh dan menjadi framing baru bagi KPU Sulsel dalam hal melakukan pendidikan politik dan demokrasi bagi pemilih pemula. ”Ini kelas 2 dan 3 SMA, khusuanya mereka yang sudah terdaftar di DPT,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Uceng itu juga menilai, Makassar dqn Gowa akan dijadikan sebagai pilot project dalam menggaet pemilih pemula. Ditargetkan, pada Januari mendatang semua sekolah di 24 kabupaten/kota bisa terjangkau.

”Makassar dan Gowa ini kita training dulu lah. Kami upayakan di Januari bisa jangkau 24 kabupaten/kota. Jadi konser musik, fun run, itu merupakan upaya framing baru yang kami lakukan untuk menyentuh pemilih pemula, supaya mereka menjadi pemilih yang cerdas,” terangnya.

Kata Uceng, sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula ini diharapkan bisa menjadi solusi atas kerawanan yang senantiasa membayang-bayangi pemilih pemula. Khususnya dalam hal konsumsi informasi dan politik uang.

Sementara Ketua KPU Sulsel, Hasbullah menegaskan, pada hari pencobolasan nanti semua kegiatan dihentikan. Sehingga, dia berharap semua masyarakat tidak hanya tinggal di rumah, tetapi datang ke TPS untuk melakukan

pencoblosan.

”Hari H itu semua aktivitas diliburkan. Jangan sampai cuma untuk berkumpul bareng keluarga lalu tidak ke TPS. Jadi kami memanggil mereka untuk datang ke TPS dan bertanggung jawab dengan pilihannya,” harapnya.

Dengan begitu, pada masa kampanye ini diharapkan mereka bisa memilah dan mengenal lebih jauh siapa kandidat jagoannya. Pada akhirnya, mereka bisa bertanggung jawab dengan pilihan masing-masing

”Hari ini waktunya mereka mencari tahu siapa para calon ini. Jadi mereka harus bertanggung jawab dengan mengenal dulu siapa calon pilihannya, mulai Caleg sampai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden,” tutupnya. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *