Kosmetik Ilegal Beredar di Sulsel, Dinkes Kabupaten/Kota di Minta Turun Razia

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Dinas Kesehatan menindaklanjuti laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar terkait produk kosmetik ilegal.
Kepala Dinas Provinsi Sulsel, Ishaq Iskandar mengatakan pihaknya terus melakukan upaya agar tidak ada lagi peredaran produk kosmetik ilegal di Sulsel.
Ishaq mengungkapkan agar Dinkes pemerintah daerah untuk melakukan razia.
“Kami Dinas Kesehatan tentu akan mensuport bagaimana caranya kita minimalisir (produk kosmetik ilegal), dari Dinas Kesehatan setia daerah juga turun razia-razia, Laporan masyarakat kita tindaklanjuti juga,” kata Ishaq, Senin (6/11/2023).
Dirinya mengatakan pihaknya ikut memastikan dengan membangun kolaborasi bersama BPOM agar aktif memberikan laporan dan tindaklanjut aduan masyarakat.
“Intinya BPOM harus lebih aktif, kami juga akan bantu dengan stakeholder yang lain, kita itu kolaborasi saja,” ujar Ishaq.
“Iya BPOM punya peran utama nanti kami akan membantu, kita sama-sama kalau ada laporan dari masyarakat kita tindaklanjuti bersama dengan BPOM,” ujarnya.
Ishaq menerangkan bahwa pihaknya akan memaksimalkan kampanye penggunaan produk kosmetik yang sudah mendapatkan izin dari BPOM, melalui edukasi dan sosialisasi.
“Kampanye untuk selalu melihat obat-obat harus ada surat izin BPOM nya terus kadaluarsanya,” pungkasnya.
Sebelumnya Kepala BPOM Makassar Hariani mengungkapkan banyaknya produk ilegal yang berpotensi merusak bagi pemakainya. Dia menyebut Sulsel menjadi lumbung peredaran kosmetik ilegal.
“Yang paling banyak itu ilegal sub standar yang pertama kosmetik untuk di Sulawesi Selatan,” tandasnya.
Dirinya menuturkan kosmetik ilegal tersebut biasanya dibuat secara tersembunyi dengan menggunakan brand sendiri.
“Terus kalau untuk kosmetik kalau udah dia mau racik dikamar, tersembunyi, di gudang taruh merek sendiri,” cetusnya.
Hal ini kata dia biasanya berpotensi adanya bahan berbahaya yang terkadang dimasukkan oleh para pembuat kosmetik ilegal yakni adanya bahan merkuri yang diketahui sebagai bahan kimia berbahaya. “Ada bahan berbahaya misalnya merkuri itu sengaja itu,” bebernya.
Selain kosmetik, Hariani juga menyampaikan obat-obatan tertentu juga beredar banyak di Sulsel. kata dia, obat yang dimaksud ialah obat yang memberikan dampak negatif karena digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya.
“Yang kedua obat obat tertentu, obat obat tertentu itu adalah obat yang memberikan dampak negatif apabila digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya,” terang Hariani.



